Empat Indikator Bencana Nasional Sudah Terpenuhi pada Banjir Aceh–Sumut–Sumbar

- Jurnalis

Senin, 1 Desember 2025 - 17:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua DPD RI Sultan menyatakan bencana Sumatera memenuhi empat indikator bencana Nasional

Ketua DPD RI Sultan menyatakan bencana Sumatera memenuhi empat indikator bencana Nasional

RAKYATMERAHPUTIH – Banjir dan tanah longsor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat kini memasuki fase yang memerlukan pendekatan kebijakan nasional. Ketua DPD RI Sultan Baktiar Najamudin menegaskan bahwa empat indikator teknis penetapan status Bencana Nasional sudah terpenuhi berdasarkan kajian dan laporan lapangan.

“Dari jumlah korban, kerugian materi, kerusakan infrastruktur hingga cakupan wilayah terdampak, semuanya sudah memenuhi unsur penetapan,” jelas Sultan dalam rilis resminya, Senin 01 Desember 2025.

Indikator pertama adalah jumlah korban jiwa. BNPB melaporkan total 303 korban meninggal di tiga provinsi, sebanyak 166 di Sumut, 47 di Aceh, dan 90 di Sumbar. Indikator kedua, kerugian harta benda, tampak dari ribuan rumah rusak, puluhan jembatan putus, dan puluhan sekolah serta fasilitas publik lumpuh.

Baca Juga :  Jejak Kerusakan di Balik Skandal Korupsi Rp 1,8 Triliun Bengkulu

Indikator ketiga adalah kerusakan prasarana dan sarana vital, seperti jalan nasional yang longsor, gardu listrik terendam, hingga pipa PDAM jebol. Sementara indikator keempat adalah cakupan luas wilayah: bencana ini melanda area lintas provinsi dengan pola dampak yang saling terhubung.

Sultan mengatakan bahwa kondisi tersebut secara hukum dan teknis sudah memenuhi kriteria yang diatur dalam kebijakan penanggulangan bencana.

“Jika ini hanya ditangani pemerintah daerah, pemulihan akan sangat lambat dan berpotensi memicu masalah sosial dan ekonomi jangka panjang.” ujarnya

DPD RI juga menilai karakter bencana ini bukan hanya gejala alam, tetapi bencana ekologis. Penurunan kualitas lingkungan akibat eksploitasi kawasan hulu, pembukaan lahan yang tidak terkendali, dan lemahnya pengawasan tata ruang memperparah banjir secara signifikan.

Baca Juga :  Aksi Nyata Pemimpinan Daerah: Wali Kota Dedy Wahyudi Tunjukkan Kepedulian Nyata Lewat Lelang Peci Rhoma Irama

Penetapan status Bencana Nasional, menurutnya, akan membuka akses dukungan penuh negara melalui pengerahan anggaran, logistik, peralatan berat, hingga jalur komando terpadu.

“Ini akan mempercepat evakuasi, membuka akses jalan, dan memulihkan wilayah terdampak lebih cepat.” katanya

Dengan seluruh indikator melewati batas ambang, bola keputusan kini berada di tangan pemerintah pusat. Apakah penetapan Bencana Nasional akan dilakukan dalam waktu dekat, masyarakat Sumatera menunggu kepastian tersebut agar pemulihan bisa dimulai dengan lebih cepat dan terkoordinasi.

Penulis : Windi Junius

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Eks Kadis Pertambangan BU Dietapkan Tsk, Kejati Beri Sinyal Kaut Tsk Baru
Panitia Dibubarkan, Warisan Jamda VII Kaur Diharap Jadi Energi Baru Pembangunan SDM
MoU Bank Tanah Jadi Titik Balik, Bengkulu Bangun Ekonomi dari Aset Sendiri
Pelayanan Publik Bengkulu Berbenah, Gedung BPKB Baru Jadi Simbol Reformasi Layanan
Mars Kota Bengkulu dan Strategi Membangun Identitas Daerah
Pemkot Tertibkan Pasar Panorama Untuk Keselamatan dan Estetika Kota
PH Minta Nilai Objektif, Fakta Sidang Tak Buktikan Eka Kacab Cucofindo Ada Unsur Korupsi
Pejabat Baru Diminta Langsung Tancap Gas Layani Masyarakat
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 22:59 WIB

Eks Kadis Pertambangan BU Dietapkan Tsk, Kejati Beri Sinyal Kaut Tsk Baru

Rabu, 14 Januari 2026 - 00:14 WIB

Panitia Dibubarkan, Warisan Jamda VII Kaur Diharap Jadi Energi Baru Pembangunan SDM

Selasa, 13 Januari 2026 - 21:37 WIB

MoU Bank Tanah Jadi Titik Balik, Bengkulu Bangun Ekonomi dari Aset Sendiri

Selasa, 13 Januari 2026 - 20:51 WIB

Pelayanan Publik Bengkulu Berbenah, Gedung BPKB Baru Jadi Simbol Reformasi Layanan

Selasa, 13 Januari 2026 - 20:14 WIB

Mars Kota Bengkulu dan Strategi Membangun Identitas Daerah

Berita Terbaru

Walikota  Bengkulu Dedy Wahyudi, menyatakan Mars Kota Bengkulu ditetapkan sebagai lagu wajib dalam acara resmi. Pemkot Bengkulu menilai lagu ini sebagai strategi membangun identitas dan kebersamaan warga

Bengkulu

Mars Kota Bengkulu dan Strategi Membangun Identitas Daerah

Selasa, 13 Jan 2026 - 20:14 WIB