Meski Defisit, APBD Bengkulu 2026 Dijanjikan Tetap Pro Rakyat: Fokus Infrastruktur, Pertanian, dan Pengurangan Ketimpangan

- Jurnalis

Sabtu, 29 November 2025 - 17:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana Ruang Rapat Paripurna DPRD Provinsi Bengkulu, Pengesahan APBD 2026

Suasana Ruang Rapat Paripurna DPRD Provinsi Bengkulu, Pengesahan APBD 2026

RAKYATMERAHPUTIH – Di tengah tekanan fiskal yang semakin ketat, Pemerintah Provinsi Bengkulu memastikan bahwa APBD 2026 tetap berpihak kepada rakyat, terutama sektor, infrastruktur dasar, dan Kesehatan serta Pendidikan. Ini ditegaskan dalam pengesahan RAPBD menjadi Perda pada rapat paripurna DPRD, Jumat (28/11/2025).

Struktur APBD yang dibacakan Juru Bicara Banggar, Edwar Samsi, menunjukkan total pendapatan Rp 2,66 triliun dan total belanja Rp 2,73 triliun, menyisakan defisit Rp 71 miliar. Meski begitu, Edwar memastikan bahwa “SILPA akan menutup defisit tanpa mengganggu program prioritas.”

Baca Juga :  Teknologi dan Pendampingan Jadi Kunci Sukses Program Kopi Merah Putih

Fraksi PAN, melalui Hidayat, menekankan pentingnya keberlanjutan program yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat: pembangunan jalan, peningkatan sarana pertanian, serta program pro-rakyat berbasis pelayanan publik.

“Sektor pertanian kita tidak boleh melemah. Infrastruktur pedesaan tetap harus dibangun. Jangan sampai keterbatasan fiskal membuat masyarakat kecil menjadi korban,” ujar Hidayat.

Fraksi Kebangkitan Keadilan menambahkan bahwa program yang dijalankan harus menekan ketimpangan ekonomi. Ketua fraksi Zainal menyebut bahwa anggaran tanpa orientasi kesejahteraan akan kehilangan makna.

Fraksi Golkar bahkan menuntut pemerintah untuk mencari sumber pendanaan alternatif karena TKD menurun drastis. “Manfaatkan skema nasional seperti Instruksi Presiden Jalan Daerah. Jangan hanya mengandalkan APBD,” kata Mahdi Husen.

Baca Juga :  Perbaikan Alur Pulai Baai, Kedalaman alur mencapai 6,5 meter

Wakil Gubernur Bengkulu, Mi’an, meyakinkan bahwa seluruh catatan fraksi akan dijadikan pedoman eksekusi APBD 2026. “Setelah disahkan, dokumen APBD segera kita kirim ke Kemendagri untuk evaluasi akhir,” jelasnya.

Dengan kondisi fiskal yang terbatas, APBD 2026 menjadi ujian kreativitas Pemprov Bengkulu dalam memastikan pembangunan tidak berhenti dan kesejahteraan rakyat tetap menjadi prioritas utama.

Penulis : Windi Junius

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Tak Hanya Kerahkan Kapal, Pelindo Bengkulu Buka Posko dan Siapkan Logistik Evakuasi KM Prima Sentosa
TNI Siapkan Karya Bakti Besar di Bengkulu: Jembatan, Rumah, Sekolah hingga Puskesmas Dibidik
607 Gerai Koperasi Desa Merah Putih di Bengkulu Rampung
Lahan 6.064 Hektare Penghasil Sayur di Rejang Lebong Alih Fungsi Sawit
Giliran Pimpinan DPRD Kota Bengkulu Dipanggil KPK
Usulan Hibah Tanah Eks Gubernur Masih Berproses
Gubernur Helmi Kunjungi Korban Kebakaran Pengantungan. Korban: Kami Merasa Tidak Sendirian
Kaesang Datang ke Bengkulu, PSI Perkuat Fondasi Politik Jelang Pemilu 2029
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 09:29 WIB

Tak Hanya Kerahkan Kapal, Pelindo Bengkulu Buka Posko dan Siapkan Logistik Evakuasi KM Prima Sentosa

Selasa, 6 Oktober 2026 - 18:30 WIB

TNI Siapkan Karya Bakti Besar di Bengkulu: Jembatan, Rumah, Sekolah hingga Puskesmas Dibidik

Jumat, 2 Oktober 2026 - 13:35 WIB

607 Gerai Koperasi Desa Merah Putih di Bengkulu Rampung

Rabu, 23 September 2026 - 15:46 WIB

Lahan 6.064 Hektare Penghasil Sayur di Rejang Lebong Alih Fungsi Sawit

Senin, 7 September 2026 - 15:57 WIB

Giliran Pimpinan DPRD Kota Bengkulu Dipanggil KPK

Berita Terbaru