Pembangunan Sekolah Rakyat Bengkulu Capai 90 Persen, Siap Beroperasi Juli 2026

- Jurnalis

Senin, 22 Juni 2026 - 19:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RAKYATMERAHPUTIH – Pemerintah Provinsi Bengkulu memastikan pembangunan Sekolah Rakyat terus menunjukkan progres positif. Hingga saat ini, pembangunan fasilitas pendidikan berasrama tersebut telah mencapai lebih dari 90 persen dan ditargetkan siap digunakan pada Juli 2026.

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi Bengkulu, Swifanedi Yusda, mengatakan seluruh sarana utama yang dibutuhkan untuk kegiatan belajar mengajar dan tempat tinggal siswa hampir rampung.

“Pembangunan Sekolah Rakyat sampai saat ini sudah mencapai 90 persen lebih. Insyaallah bulan Juli sudah bisa digunakan. Baik asrama, ruang kelas maupun fasilitas pendukung lainnya sudah hampir selesai dan siap dipakai,” kata Swifanedi, Senin (22/06/2026).

Baca Juga :  Produksi Tambang MBLB Bengkulu Mulai Diawasi Ketat, Perusahaan Wajib Lapor Berkala

Selain pembangunan fisik, proses penerimaan calon siswa juga terus berjalan. Dinsos Provinsi Bengkulu telah menyiapkan kuota sebanyak 270 peserta didik untuk berbagai jenjang pendidikan.

Namun demikian, kuota untuk tingkat Sekolah Dasar (SD) belum terpenuhi seluruhnya. Berdasarkan hasil rapat koordinasi dengan Menteri Sosial, kekurangan kuota tersebut dialihkan ke jenjang yang lebih tinggi.

“Kuota kita 270 siswa. Untuk SD memang belum terpenuhi seluruhnya. Minggu lalu kami rapat koordinasi dengan Pak Menteri dan disarankan agar kuota yang belum terisi dialihkan ke SMP dan SMA. Akhirnya komposisinya menjadi 51 siswa SD, 60 siswa SMP dan 129 siswa SMA,” jelasnya.

Baca Juga :  Tanpa Bentrok, Penertiban Pondok Pantai Pasir Putih Dilakukan Secara Persuasif

Swifanedi menambahkan, seluruh siswa yang diterima nantinya akan tinggal di asrama karena konsep Sekolah Rakyat menerapkan sistem boarding school atau sekolah berasrama. Meski demikian, orang tua tetap diperbolehkan menjenguk anak-anak mereka dengan ketentuan waktu yang telah diatur oleh pihak sekolah.

“Semua siswa langsung masuk asrama. Orang tua boleh membesuk, bahkan setiap hari, tetapi tetap ada waktu-waktu yang sudah ditentukan,” tutupnya.

Untuk pengembangan program ke depan, Sekolah Rakyat juga direncanakan hadir di Kabupaten Kaur. Saat ini, program rintisan yang berjalan di Bengkulu telah memiliki 92 siswa dari target awal sebanyak 100 peserta didik.

Penulis : Handi Pratama

Editor : Windi Junius

Berita Terkait

Selisih Harga BBM Tekan Pertashop, HPMPI Dorong Subsidi Lebih Tepat Sasaran
SPI 2025 Jadi Alarm Pembenahan, Pemprov Bengkulu Perkuat Integritas OPD
Dikbud Kota Bengkulu Warning Sekolah Jangan Abaikan Potensi Siswa Berprestasi
Konflik Guru SDIT Rabbani Bengkulu Mencuat ke Disnaker, Ada Persoalan BPJS
Syukuran Sederhana Warnai 81 Tahun Pengabdian Kejaksaan di Bengkulu
Ziarah di TMP Balai Buntar, Kajati Bengkulu Tekankan Integritas dan Pengabdian
Pemkot Bengkulu Perluas Penerima Bantuan, Duda hingga Penggali Kubur Kini Dapat Perhatian
Dua Anggota KPU RI Sambangi Bengkulu, Bawa Misi Perkuat Profesionalitas dan Integritas Penyelenggara Pemilu
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 18:24 WIB

Selisih Harga BBM Tekan Pertashop, HPMPI Dorong Subsidi Lebih Tepat Sasaran

Selasa, 8 September 2026 - 17:51 WIB

SPI 2025 Jadi Alarm Pembenahan, Pemprov Bengkulu Perkuat Integritas OPD

Kamis, 3 September 2026 - 17:28 WIB

Dikbud Kota Bengkulu Warning Sekolah Jangan Abaikan Potensi Siswa Berprestasi

Kamis, 3 September 2026 - 17:03 WIB

Konflik Guru SDIT Rabbani Bengkulu Mencuat ke Disnaker, Ada Persoalan BPJS

Selasa, 1 September 2026 - 19:19 WIB

Ziarah di TMP Balai Buntar, Kajati Bengkulu Tekankan Integritas dan Pengabdian

Berita Terbaru

Nasional

Giliran Pimpinan DPRD Kota Bengkulu Dipanggil KPK

Senin, 7 Sep 2026 - 15:57 WIB