Pemprov Bengkulu Ajak ASN Gotong Royong Kurban, Distribusi Hewan Diminta Lebih Merata

- Jurnalis

Kamis, 7 Mei 2026 - 18:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RAKYATMERAHPUTIH – Menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, Pemerintah Provinsi Bengkulu mulai bergerak mempersiapkan pelaksanaan kurban agar lebih tertata dan merata. Fokus utama tahun ini bukan hanya meningkatkan partisipasi Aparatur Sipil Negara (ASN), tetapi juga memastikan distribusi hewan kurban benar-benar menyentuh masyarakat yang membutuhkan.

Pemprov Bengkulu menilai selama ini masih terjadi ketimpangan penyaluran hewan kurban di sejumlah wilayah. Ada masjid yang menerima banyak sapi sekaligus, sementara di daerah lain masyarakat bahkan tidak mendapatkan hewan kurban sama sekali.

Asisten I Setda Provinsi Bengkulu, Khairil Anwar mengatakan koordinasi menjadi hal paling penting agar pelaksanaan kurban tidak menumpuk hanya di lokasi tertentu.

“Kita ingin kurban ini terkoordinir dengan baik. Jangan sampai ada satu masjid menerima belasan ekor sapi, sementara di tempat lain bahkan satu ekor pun tidak ada. Karena di Provinsi Bengkulu ini masih banyak masyarakat yang membutuhkan,” kata Khairil Anwar, Kamis (07/05/2026).

Baca Juga :  WFA dan Efisiensi Anggaran Bengkulu, TPP ASN Dipangkas Hingga 60 Persen

Menurut Khairil,semangat pemerataan tersebut menjadi perhatian Pemprov Bengkulu agar nilai sosial dari ibadah kurban benar-benar dirasakan masyarakat luas, khususnya di wilayah yang minim penerimaan bantuan.

“Tujuan kurban ini kan bukan hanya ibadah, tapi juga berbagi. Jadi kita ingin distribusinya adil dan manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” ujarnya.

Selain mengatur pola distribusi, Pemprov Bengkulu juga mulai mendorong partisipasi ASN untuk ikut berkurban. Namun, Khairil memastikan ajakan tersebut dilakukan secara sukarela tanpa adanya tekanan dari pemerintah.

“Kita dorong ASN kita untuk lebih banyak berkurban. Tapi ini sifatnya ibadah dan keikhlasan, jadi tidak ada paksaan maupun target harus sekian ekor di tiap OPD,” jelasnya.

Ia menilai pola gotong royong antarpegawai dapat menjadi solusi agar pelaksanaan kurban lebih mudah dan terorganisir. Dengan sistem kebersamaan, ASN yang ingin berkurban tidak harus membeli sapi sendiri-sendiri.

“Kalau misalnya dalam satu OPD ada 14 orang yang ingin berkurban, mereka bisa bergabung membeli dua ekor sapi. Yang penting terkoordinir dengan baik dan distribusinya tepat sasaran,” tambah Khairil.

Baca Juga :  Dari Bumi Merah Putih Gubernur Helmi Hasan Gaungkan Solidaritas Bengkulu untuk Sumatera: Target Bantuan Rp3 Miliar

Pemprov Bengkulu juga memastikan hewan kurban yang digunakan tetap mengutamakan sapi lokal dari Bengkulu. Langkah itu dilakukan untuk membantu perputaran ekonomi peternak daerah sekaligus menjaga kualitas hewan kurban.

“Iya, tentu kita tetap memastikan sapi dari daerah kita sendiri. Selain membantu peternak lokal, kualitas sapi Bengkulu juga sangat baik untuk kebutuhan kurban,” ujarnya.

Khairil menilai , saat ini pemerintah mulai melakukan pemetaan kebutuhan dan titik distribusi hewan kurban agar pelaksanaannya lebih maksimal saat Idul Adha nanti.

koordinasi antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD), pengurus masjid, hingga pemerintah kabupaten dan kota akan terus dilakukan agar penyaluran hewan kurban tidak tumpang tindih.

“Kita ingin semuanya tertata. Jangan sampai ada daerah yang kelebihan, sementara daerah lain kekurangan. Itu yang sedang kita koordinasikan dari sekarang,” tutupnya.

Berita Terkait

Bupati Bengkulu Tengah Ajak Warga Hijaukan Daerah, Bibit Pohon Gratis Cukup Tunjukkan KTP
Helmi Hasan: Pelayanan Publik Berkualitas Jadi Kunci Sukses Program Bantu Rakyat
Imigrasi Bengkulu Bentuk 9 Kelurahan Binaan untuk Perkuat Pencegahan TPPO dan TPPM
Uji Makalah Jadi Penentu Awal, Calon Karo Hukum Diminta Tawarkan Gagasan Terbaik
JPU Minta Latifa Ditahan Usai Dituntut 4,5 Tahun Penjara
Jaksa Nilai Latifa Terbukti Gelapkan Dana Perusahaan, Tuntut 4,5 Tahun Penjara
Akui Pakai Uang Perusahaan, Latifa Dituntut 4,5 Tahun Penjara
Sidang Korupsi GOR Kepahiang, Kuasa Hukum Nilai Perkara Hanya Salah Administrasi
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 20:13 WIB

Bupati Bengkulu Tengah Ajak Warga Hijaukan Daerah, Bibit Pohon Gratis Cukup Tunjukkan KTP

Selasa, 28 Juli 2026 - 18:38 WIB

Helmi Hasan: Pelayanan Publik Berkualitas Jadi Kunci Sukses Program Bantu Rakyat

Senin, 27 Juli 2026 - 19:43 WIB

Imigrasi Bengkulu Bentuk 9 Kelurahan Binaan untuk Perkuat Pencegahan TPPO dan TPPM

Senin, 27 Juli 2026 - 18:55 WIB

Uji Makalah Jadi Penentu Awal, Calon Karo Hukum Diminta Tawarkan Gagasan Terbaik

Selasa, 21 Juli 2026 - 23:39 WIB

JPU Minta Latifa Ditahan Usai Dituntut 4,5 Tahun Penjara

Berita Terbaru

Bengkulu

JPU Minta Latifa Ditahan Usai Dituntut 4,5 Tahun Penjara

Selasa, 21 Jul 2026 - 23:39 WIB