Prabowo Kagum Tongkol Jagung Bisa Jadi Energi, Dinilai Jadi Solusi di Tengah Krisis Dunia

- Jurnalis

Minggu, 17 Mei 2026 - 13:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RAKYATMERAHPUTIH – Presiden RI Prabowo Subianto mengapresiasi berbagai inovasi di sektor pangan dan energi yang berkembang di Indonesia. Salah satu inovasi yang mendapat perhatian khusus dari Presiden adalah pemanfaatan tongkol jagung menjadi briket arang sebagai sumber energi alternatif.

Apresiasi tersebut disampaikan Presiden Prabowo saat menghadiri groundbreaking pembangunan 10 Gudang Ketahanan Pangan Polri dan launching operasional 166 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri Tahun 2026 di Kabupaten Tuban, Jawa Timur, Sabtu 16 Mei 2026.

Dalam sambutannya, Presiden mengaku bangga dan lega melihat munculnya berbagai inovasi di tengah situasi dunia yang saat ini sedang menghadapi krisis energi dan pangan. Menurutnya, inovasi pemanfaatan limbah pertanian menjadi sumber energi menunjukkan bahwa Indonesia memiliki sumber daya manusia yang kreatif dan inovatif.

“Saya gembira. Dunia sedang krisis energi, negara-negara panik. Tapi sekarang saya dikasih tahu kita bisa bikin briket arang dari tongkol jagung. Ini luar biasa,” ujar Presiden.

Prabowo mengatakan selama ini tongkol jagung sering dianggap limbah dan dibuang begitu saja. Namun melalui inovasi yang dikembangkan anak bangsa, limbah tersebut kini memiliki nilai ekonomi dan bisa dimanfaatkan sebagai sumber energi alternatif.

Baca Juga :  Kaesang Datang ke Bengkulu, PSI Perkuat Fondasi Politik Jelang Pemilu 2029

Menurut Presiden, langkah seperti itu menjadi bukti bahwa Indonesia mampu mencari solusi sendiri dalam menghadapi tantangan global. Ia menilai inovasi lahir karena adanya keberanian untuk belajar dan dekat dengan kebutuhan masyarakat.

Presiden juga memuji kolaborasi antara berbagai pihak mulai dari akademisi, insinyur, hingga masyarakat yang dinilai mampu menghasilkan berbagai terobosan baru.

“Indonesia punya putra-putri yang inovatif, tidak menyerah dan berani mencari ilmu. Karena dekat dengan rakyat, dekat dengan kampus dan para sarjana, maka lahir inovasi seperti ini,” katanya.

Selain sebagai solusi energi, pemanfaatan tongkol jagung menjadi briket arang juga dinilai dapat membantu meningkatkan nilai tambah hasil pertanian. Dengan begitu, petani tidak hanya mendapatkan keuntungan dari hasil panen utama, tetapi juga dari limbah pertanian yang sebelumnya tidak bernilai.

Presiden menegaskan bahwa sektor pangan merupakan sektor strategis yang sangat menentukan masa depan bangsa. Karena itu, setiap upaya untuk meningkatkan produksi pangan dan memperkuat ketahanan pangan harus mendapat dukungan penuh.

“Pangan itu strategis. Apa pun yang dilakukan untuk mengamankan produksi pangan berarti mengamankan masa depan bangsa,” tegasnya.

Baca Juga :  Gagasan Green Democracy Ketua DPD RI Jadi Sorotan Delegasi Negara Asing di COP30 Brazil

Di sisi lain, Presiden juga menyinggung pentingnya inovasi di sektor energi untuk mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap impor dan sumber energi luar negeri.

Menurutnya, Indonesia harus mampu memanfaatkan seluruh potensi sumber daya alam yang dimiliki agar mampu berdiri mandiri di tengah ketidakpastian global.

Program pembangunan gudang pangan dan operasional SPPG Polri yang diluncurkan di Tuban disebut menjadi bagian dari strategi besar pemerintah dalam memperkuat ketahanan nasional.

Gudang pangan nantinya akan digunakan untuk memperkuat distribusi dan penyimpanan stok pangan nasional, sedangkan SPPG Polri difokuskan mendukung pemenuhan gizi masyarakat.

Presiden berharap berbagai inovasi yang lahir di sektor pangan dan energi dapat terus dikembangkan hingga memberikan manfaat luas bagi masyarakat.

Ia juga menegaskan pemerintah akan terus mendorong inovasi yang berbasis kebutuhan rakyat agar harga kebutuhan pokok semakin murah dan daya beli masyarakat meningkat.

“Kita harus bisa memberikan kebutuhan penting rakyat dengan harga semurah-murahnya agar daya beli masyarakat naik dan kualitas hidup semakin baik,” ujarnya.

Pemerintah optimistis langkah tersebut akan memperkuat ketahanan nasional sekaligus mendorong Indonesia menjadi negara yang mandiri di sektor pangan dan energi.

Berita Terkait

Giliran Pimpinan DPRD Kota Bengkulu Dipanggil KPK
Usulan Hibah Tanah Eks Gubernur Masih Berproses
Gubernur Helmi Kunjungi Korban Kebakaran Pengantungan. Korban: Kami Merasa Tidak Sendirian
Kaesang Datang ke Bengkulu, PSI Perkuat Fondasi Politik Jelang Pemilu 2029
Bengkulu Incar Investasi Triliunan, Sektor Wisata hingga Udang Vaname Dilirik Investor Asing
Dari 15 Kandidat, Pansel Siapkan 10 Nama Calon Pimpinan Baznas Bengkulu untuk Dikirim ke Pusat
Prestasi Dinsos Bengkulu Utara Jadi Motivasi Tingkatkan Pelayanan untuk Masyarakat
Pasokan BBM Dipastikan Aman, Pertamina Minta Masyarakat Tidak Panik Meski Harga Pertamax Naik
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 15:57 WIB

Giliran Pimpinan DPRD Kota Bengkulu Dipanggil KPK

Selasa, 1 September 2026 - 18:48 WIB

Usulan Hibah Tanah Eks Gubernur Masih Berproses

Jumat, 14 Agustus 2026 - 09:00 WIB

Gubernur Helmi Kunjungi Korban Kebakaran Pengantungan. Korban: Kami Merasa Tidak Sendirian

Jumat, 17 Juli 2026 - 21:17 WIB

Kaesang Datang ke Bengkulu, PSI Perkuat Fondasi Politik Jelang Pemilu 2029

Senin, 6 Juli 2026 - 18:25 WIB

Bengkulu Incar Investasi Triliunan, Sektor Wisata hingga Udang Vaname Dilirik Investor Asing

Berita Terbaru

Nasional

Giliran Pimpinan DPRD Kota Bengkulu Dipanggil KPK

Senin, 7 Sep 2026 - 15:57 WIB