Kaur – Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Kaur membuka layanan Keluarga Berencana (KB) dan pengobatan gratis di Desa Suka Jaya, Kecamatan Nasal, Kamis (05/11/25).
Kegiatan ini dibuka langsung oleh Wakil Bupati Kaur, Abdul Hamid, S.Pd.I mewakili Bupati Gusril Pausi, serta menjadi bagian dari pengintegrasian Program Bangga Kencana melalui Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Kabupaten Kaur.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala DP2KBP3A Kaur Evana Toursyahdia, S.IP, Asisten II Setda Kaur, Kapolsek Nasal, Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Puskesmas Nasal, serta masyarakat dan ibu-ibu setempat.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Abdul Hamid menekankan pentingnya program KB dalam menjaga kesehatan ibu dan anak serta menekan angka stunting.
“Melalui program KB diharapkan dapat mencegah kehamilan yang tidak diinginkan, mengatur jarak kehamilan agar terhindar dari risiko kematian ibu dan bayi, serta mencegah stunting secara terintegrasi,” ujarnya.
Program ini menargetkan akseptor metode kontrasepsi jangka panjang (MKJP) seperti IUD, implan, suntik, pil, kondom, serta prosedur medis operatif pria (MOP) dan wanita (MOW). Abdul Hamid berharap kegiatan tersebut memberikan manfaat nyata, khususnya bagi masyarakat di wilayah perbatasan ujung Provinsi Bengkulu.
“Kegiatan ini juga bertujuan mengendalikan pertumbuhan penduduk, mencegah stunting, mewujudkan keluarga berkualitas, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di daerah perbatasan,” jelasnya.
Abdul Hamid menegaskan bahwa sinergi antara pemerintah pusat, daerah, hingga pemerintah desa menjadi kunci untuk merealisasikan visi dan misi Presiden.
“Kami ingin meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya perencanaan keluarga, mengendalikan angka kelahiran, dan mendukung program nasional Bangga Kencana dengan mendekatkan layanan ke masyarakat hingga pelosok,” pungkasnya. (ADV)









