Lebong – Indikasi pelanggaran spesifikasi teknis dan adanya pembiaran oleh pihak terkait dalam pelaksanaan tiga paket Proyek Pengembangan Jaringan Distribusi (JD) dan Sambungan Rumah (SR) Perpipaan Air Bersih di Kabupaten Lebong semakin terungkap, Jumat (7/11/25).
Fakta tersebut terkuak saat dilakukan pengecekan langsung terhadap volume pekerjaan galian oleh jajaran Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Perhubungan (PUPR-Hub) Lebong, bersama kontraktor pelaksana, konsultan pengawas, serta Tim Pendampingan Proyek Strategis Daerah (PSD) dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Lebong.
Berdasarkan pantauan di lapangan, pada seluruh titik pengecekan ditemukan kekurangan volume pekerjaan galian. Untuk proyek Pengembangan Jaringan Distribusi dan Sambungan Rumah Air Saringan, rata-rata kekurangan volume galian pipa berdiameter 3 inchi mencapai sekitar 22 cm, sedangkan pipa berdiameter 2 inchi sekitar 20 cm. Sementara itu, pada proyek Pengembangan Jaringan Distribusi dan Sambungan Rumah Air Udik, kekurangan volume galian pipa 3 inchi rata-rata mencapai 20 cm, dan untuk pipa 2 inchi sekitar 15 cm.
Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK), Ferdi Afrian, membenarkan adanya kekurangan volume pekerjaan galian tersebut.
“Rata-rata minus. Di paket Air Bulok, untuk pipa diameter 3 inchi, volume galian rata-rata hanya 0,38 meter, sedangkan untuk pipa 2 inchi hanya 0,35 meter,” ujarnya melalui pesan WhatsApp.
Kepala Bidang Cipta Karya Dinas PUPR-Hub Lebong, Ifan Raider, ST, juga menegaskan bahwa hasil pengecekan lapangan menunjukkan pekerjaan galian tidak memenuhi spesifikasi teknis yang telah ditentukan.
“Dari hasil pengecekan di lapangan, kedalaman pekerjaan galian memang tidak sesuai spesifikasi. Untuk pipa 2 inchi, kedalamannya hanya berkisar 20 hingga 30 cm, padahal sesuai ketentuan harus 50 cm. Sedangkan galian pipa 3 inchi hanya sekitar 30–45 cm, seharusnya 60 cm,” ungkap Ifan Raider.
Pihak Dinas PUPR-Hub Lebong telah menginstruksikan kontraktor pelaksana untuk segera melakukan penggalian ulang agar sesuai dengan spesifikasi teknis yang berlaku.









