Proyek Rekonstruksi di Lebong Tak Pakai APD? JMJKT: Abaikan Keselamatan Pekerja

- Jurnalis

Sabtu, 15 November 2025 - 14:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pekerjaan Proyek Rekonstruksi Pengamanan pada Jalan Provinsi Kelas I Ruas Curup – Muara Aman di Kelurahan Rimbo Pengadang, Kecamatan Rimbo Pengadang, Kabupaten Lebong (foto: Aan Ade Putrarakyatmerahputih.com/)

Pekerjaan Proyek Rekonstruksi Pengamanan pada Jalan Provinsi Kelas I Ruas Curup – Muara Aman di Kelurahan Rimbo Pengadang, Kecamatan Rimbo Pengadang, Kabupaten Lebong (foto: Aan Ade Putrarakyatmerahputih.com/)

Lebong – Pekerjaan Proyek Rekonstruksi Pengamanan pada Jalan Provinsi Kelas I Ruas Curup – Muara Aman di Kelurahan Rimbo Pengadang, Kecamatan Rimbo Pengadang, Kabupaten Lebong, dengan anggaran kurang lebih 11 miliar rupiah, disorot karena para pekerja diduga tidak menggunakan Alat Pelindung Diri.

Proyek yang bersumber dari dana hibah pemerintah tersebut dikerjakan oleh PT Kencana Pratama Konstruksi dan mulai berjalan sejak Juni 2025.

Berdasarkan ketentuan, penggunaan APD diatur dalam UU No 1 Tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja dan Permenaker No 8 Tahun 2010 tentang APD, yang mewajibkan perusahaan menyediakan APD standar SNI secara gratis, lengkap dengan kewajiban pemeliharaan serta penggantian jika rusak atau kedaluwarsa.

Baca Juga :  Silaturahim BiPeKa PKS Bengkulu Tengah ke Ketua TP PKK Bahas Ketahanan Keluarga dan Ekonomi

Pantauan Jaringan Masyarakat Juru Kalang Topos (JMJKT) Lebong di lokasi sejak awal pekerjaan menunjukkan para pekerja tidak menggunakan APD sama sekali. Padahal, pekerjaan pada proyek ini memiliki risiko tinggi dan sangat membahayakan keselamatan pekerja.

Alat Pelindung Diri merupakan perlengkapan wajib untuk melindungi pekerja dari potensi bahaya seperti cedera, penyakit, maupun kecelakaan kerja.

“Proyek ini diduga tidak ada pengawasan. Keselamatan pekerja jadi pertanyaan,” ujar Ketua JMJKT Lebong, Sakut Irawan.

Baca Juga :  Keselamatan Jadi Prioritas, Bengkulu Siagakan Posko Angkutan Natal dan Tahun Baru

JMJKT juga menduga pekerjaan rekonstruksi tersebut dikerjakan asal-asalan. Indikasinya terlihat dari pengabaian penggunaan APD sejak proyek dimulai.

“Kami menduga proyek dengan anggaran sangat besar ini dibangun asal jadi. Kami juga meminta Kejati dan PPTK dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah turun ke lokasi untuk melakukan pengawasan,” tambahnya.

Ketika awak media mengonfirmasi pengawas proyek di lokasi, jawaban yang diberikan dinilai tidak masuk akal. Pengawas proyek bernama Kasturi menyebut pekerja tidak memakai APD karena kondisi cuaca.

“Pekerja tidak menggunakan APD karena cuaca panas, pak,” ujar Kasturi saat dikonfirmasi.


Berita Terkait

Selisih Harga BBM Tekan Pertashop, HPMPI Dorong Subsidi Lebih Tepat Sasaran
SPI 2025 Jadi Alarm Pembenahan, Pemprov Bengkulu Perkuat Integritas OPD
Dikbud Kota Bengkulu Warning Sekolah Jangan Abaikan Potensi Siswa Berprestasi
Konflik Guru SDIT Rabbani Bengkulu Mencuat ke Disnaker, Ada Persoalan BPJS
Syukuran Sederhana Warnai 81 Tahun Pengabdian Kejaksaan di Bengkulu
Ziarah di TMP Balai Buntar, Kajati Bengkulu Tekankan Integritas dan Pengabdian
Pemkot Bengkulu Perluas Penerima Bantuan, Duda hingga Penggali Kubur Kini Dapat Perhatian
Dua Anggota KPU RI Sambangi Bengkulu, Bawa Misi Perkuat Profesionalitas dan Integritas Penyelenggara Pemilu
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 18:24 WIB

Selisih Harga BBM Tekan Pertashop, HPMPI Dorong Subsidi Lebih Tepat Sasaran

Selasa, 8 September 2026 - 17:51 WIB

SPI 2025 Jadi Alarm Pembenahan, Pemprov Bengkulu Perkuat Integritas OPD

Kamis, 3 September 2026 - 17:28 WIB

Dikbud Kota Bengkulu Warning Sekolah Jangan Abaikan Potensi Siswa Berprestasi

Kamis, 3 September 2026 - 17:03 WIB

Konflik Guru SDIT Rabbani Bengkulu Mencuat ke Disnaker, Ada Persoalan BPJS

Selasa, 1 September 2026 - 19:19 WIB

Ziarah di TMP Balai Buntar, Kajati Bengkulu Tekankan Integritas dan Pengabdian

Berita Terbaru

Nasional

Giliran Pimpinan DPRD Kota Bengkulu Dipanggil KPK

Senin, 7 Sep 2026 - 15:57 WIB