EDIT, Senjata Baru Bengkulu untuk Perkuat Anti Korupsi

- Jurnalis

Sabtu, 6 Desember 2025 - 17:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RAKYATMERAHPUTIH – Dalam upaya memperkuat pengawasan keuangan daerah dan menutup celah korupsi, Pemerintah Provinsi Bengkulu meluncurkan gagasan strategis berupa sistem Implementasi e-Audit Terintegrasi (EDIT). Sistem yang digagas Inspektur Provinsi Bengkulu, Dr Heru Susanto, ini dipandang sebagai langkah revolusioner untuk mengubah cara kerja Aparat Pengawas Internal Pemerintah (APIP).

Heru memaparkan EDIT dalam agenda Proyek Perubahan PKN Tingkat II Angkatan 27 di BPSDM Kalteng. Ia menegaskan bahwa pola audit yang selama ini berjalan tidak lagi mampu mengimbangi risiko penyimpangan anggaran yang semakin kompleks. Audit konvensional yang berbasis kertas, dilakukan setelah kegiatan selesai, dan mengandalkan sampling dianggap tidak cukup untuk zaman sekarang.

Baca Juga :  Masyarakat Punya Pendamping Hukum, Markas Bantu Rakyat Diresmikan

“Selama sistem manual diterapkan, risiko terjadinya kesalahan administrasi maupun potensi korupsi selalu muncul karena pengawasan datang terlambat,” kata Heru.

EDIT dibangun untuk menjawab persoalan itu. Sistem ini mengubah total orientasi pengawasan, dari post-audit menjadi proaktif. Melalui continuous auditing, data keuangan OPD dapat dipantau secara digital setiap saat. Begitu muncul indikasi penyimpangan, sistem langsung memberikan alert.

Heru menyatakan, sistem ini didesain bukan untuk menghukum, tetapi melindungi.

“Kita ingin kesalahan dicegah sebelum terjadi. EDIT adalah benteng baru pencegahan korupsi di Bengkulu.” katanya

EDIT tidak hanya menyentuh aspek teknis, tetapi juga dimaksudkan untuk memperkuat komitmen integritas seluruh jajaran pemerintah daerah. Dengan data yang transparan dan audit yang cepat, manipulasi anggaran menjadi semakin sulit dilakukan.

Baca Juga :  Polisi Dalami Kemungkinan Tindak Pidana di Balik Penemuan Tiga Tengkorak dalam Guci di Kepahiang

“Kebocoran anggaran dapat ditekan. Ini yang sebenarnya dibutuhkan jika kita ingin mewujudkan pemerintahan yang bersih dan kredibel,” ujarnya.

Sistem ini membantu pimpinan daerah mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK. Sementara bagi OPD, EDIT menjadi sarana pembinaan dan konsultasi yang berlangsung setiap hari. Tidak ada lagi rasa takut ketika auditor datang.

Heru menargetkan EDIT aktif sepenuhnya dalam dua tahun. “Ini investasi jangka panjang untuk memperkuat integritas Bengkulu,” tegasnya.

Berita Terkait

Eks Kadis Pertambangan BU Dietapkan Tsk, Kejati Beri Sinyal Kaut Tsk Baru
Panitia Dibubarkan, Warisan Jamda VII Kaur Diharap Jadi Energi Baru Pembangunan SDM
MoU Bank Tanah Jadi Titik Balik, Bengkulu Bangun Ekonomi dari Aset Sendiri
Pelayanan Publik Bengkulu Berbenah, Gedung BPKB Baru Jadi Simbol Reformasi Layanan
Mars Kota Bengkulu dan Strategi Membangun Identitas Daerah
PH Minta Nilai Objektif, Fakta Sidang Tak Buktikan Eka Kacab Cucofindo Ada Unsur Korupsi
SK Gubernur Jadi Kunci, BPKAD Kebut Administrasi UP OPD Tahun 2026
Awal 2026, Polda Bengkulu Pastikan Harga Beras Aman dan Sesuai Aturan
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 22:59 WIB

Eks Kadis Pertambangan BU Dietapkan Tsk, Kejati Beri Sinyal Kaut Tsk Baru

Rabu, 14 Januari 2026 - 00:14 WIB

Panitia Dibubarkan, Warisan Jamda VII Kaur Diharap Jadi Energi Baru Pembangunan SDM

Selasa, 13 Januari 2026 - 21:37 WIB

MoU Bank Tanah Jadi Titik Balik, Bengkulu Bangun Ekonomi dari Aset Sendiri

Selasa, 13 Januari 2026 - 20:51 WIB

Pelayanan Publik Bengkulu Berbenah, Gedung BPKB Baru Jadi Simbol Reformasi Layanan

Selasa, 13 Januari 2026 - 20:14 WIB

Mars Kota Bengkulu dan Strategi Membangun Identitas Daerah

Berita Terbaru

Walikota  Bengkulu Dedy Wahyudi, menyatakan Mars Kota Bengkulu ditetapkan sebagai lagu wajib dalam acara resmi. Pemkot Bengkulu menilai lagu ini sebagai strategi membangun identitas dan kebersamaan warga

Bengkulu

Mars Kota Bengkulu dan Strategi Membangun Identitas Daerah

Selasa, 13 Jan 2026 - 20:14 WIB