RAKYATMERAHPUTIH – Komitmen membangun kader mahasiswa yang berkarakter, berwawasan keislaman, dan tetap unggul secara akademik, ini ditegaskan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bengkulu, Saefudin, saat membuka Pelatihan Kader Dasar (PKD) ke-IV Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Komisariat UINFAS Bengkulu, Selasa 23 Desember 2025 malam, di SMK Agribisnis Dangau Datuk.
Di hadapan puluhan peserta PKD, Saefudin menekankan bahwa organisasi mahasiswa merupakan ruang strategis untuk menempa kepemimpinan dan karakter. Namun demikian, ia mengingatkan agar aktivitas organisasi tidak menggeser tanggung jawab utama mahasiswa sebagai insan akademik.
“Di manapun posisimu, jadilah kader yang memberi warna dan manfaat bagi organisasi. Tetapi ingat, kuliah tetap yang utama,” ujar Saefudin
Menurutnya, sejarah panjang PMII telah melahirkan banyak tokoh bangsa yang tidak hanya aktif berorganisasi, tetapi juga memiliki fondasi keilmuan yang kuat. Karena itu, kaderisasi tidak boleh dimaknai sebatas rutinitas, melainkan proses panjang membangun integritas, etika, dan kepedulian sosial.
Saefudin juga menyoroti tantangan generasi muda di tengah perubahan sosial yang cepat. Arus digitalisasi, derasnya informasi, hingga pragmatisme dinilai dapat menggerus idealisme mahasiswa jika tidak diimbangi dengan nilai keislaman dan kebangsaan yang kokoh.
“Organisasi harus menjadi ruang aman untuk belajar berpikir kritis, berdiskusi, dan mengabdi. Dari sinilah calon pemimpin masa depan ditempa,” katanya.
PKD ke-IV PMII Komisariat UINFAS Bengkulu ini turut dihadiri Kasubdit Pendidikan Agama Islam Kementerian Agama RI, Fatmawati, yang memberikan penguatan terkait peran strategis mahasiswa dalam pembangunan sumber daya manusia Indonesia.
Fatmawati menyampaikan bahwa kader PMII memiliki posisi penting sebagai mitra kritis pemerintah, khususnya dalam isu pendidikan dan keagamaan. Ia berharap kaderisasi PMII mampu melahirkan mahasiswa yang moderat, toleran, serta mampu menjembatani kepentingan umat dan negara.
Dengan pembukaan PKD ini, PMII UINFAS Bengkulu menegaskan komitmennya menjaga tradisi kaderisasi yang berkelanjutan, sekaligus menjawab tantangan zaman melalui kader yang intelektual, berakhlak, dan berdaya saing.
Penulis : Windi Junius
Editor : Redaksi









