Retreat Merah Putih Jadi Senjata Moral ASN Bengkulu Sambut 2026

- Jurnalis

Senin, 29 Desember 2025 - 12:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemprov Bengkulu memastikan hak kontraktor tetap dibayar sesuai hasil audit BPK dan BPKP untuk mencegah kelebihan bayar.

Pemprov Bengkulu memastikan hak kontraktor tetap dibayar sesuai hasil audit BPK dan BPKP untuk mencegah kelebihan bayar.

RAKYATMERAHPUTIH – Menyongsong 2026, Pemerintah Provinsi Bengkulu tak hanya membenahi fisik daerah, tetapi juga mental dan karakter aparatur. Salah satu terobosan yang disorot adalah pelaksanaan Retreat Merah Putih.

Program ini disampaikan gubernur saat memimpin apel pagi di Kantor Gubernur Bengkulu, Senin 29 Desember 2025. Berbeda dari retreat pada umumnya, kegiatan ini tidak digelar di barak militer.

“Retreat kita tidak bernuansa militer. Kita laksanakan di rumah ibadah sesuai agama masing-masing,” ujar Helmi.

Pesertanya beragam. Mulai dari ASN, Tenaga Harian Lepas (THL), hingga masyarakat umum. Tujuannya satu: penguatan nilai kebangsaan dan mitigasi sosial melalui pendekatan spiritual.

Baca Juga :  Lewat Fun Run, BPK Bengkulu Perkenalkan Fungsi dan Perannya ke Tengah Masyarakat

Menurut Helmi, tantangan birokrasi ke depan bukan hanya soal kinerja, tetapi juga integritas dan empati. ASN dituntut bekerja cepat, bersih, dan berorientasi pada pelayanan.

Program Retreat Merah Putih ini ke depan akan lebih difokuskan. Tidak hanya melibatkan organisasi perangkat daerah (OPD), tetapi juga pelajar. Pemerintah ingin nilai kebangsaan ditanamkan sejak dini.

Sejumlah peserta retreat mengaku merasakan suasana berbeda. Kegiatan di rumah ibadah dinilai lebih menenangkan dan reflektif, dibanding pendekatan disiplin kaku.

Baca Juga :  PDI Perjuangan Bengkulu Pasang Badan Pertahankan Pilkada Langsung

Di saat yang sama, gubernur menegaskan bahwa penguatan karakter ini harus sejalan dengan kinerja nyata. Infrastruktur tetap digenjot, pelayanan publik diperbaiki, dan program sosial diperluas.

“Semangat melayani rakyat harus jadi napas kita bersama,” ujarnya.

Menutup arahannya, Helmi mengajak ASN dan masyarakat menjadikan 2026 sebagai tahun pengabdian. Bukan sekadar bekerja, tetapi benar-benar hadir untuk rakyat Bengkulu.

Penulis : Windi Junius

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Bupati Bengkulu Tengah Ajak Warga Hijaukan Daerah, Bibit Pohon Gratis Cukup Tunjukkan KTP
Helmi Hasan: Pelayanan Publik Berkualitas Jadi Kunci Sukses Program Bantu Rakyat
Imigrasi Bengkulu Bentuk 9 Kelurahan Binaan untuk Perkuat Pencegahan TPPO dan TPPM
Uji Makalah Jadi Penentu Awal, Calon Karo Hukum Diminta Tawarkan Gagasan Terbaik
JPU Minta Latifa Ditahan Usai Dituntut 4,5 Tahun Penjara
Jaksa Nilai Latifa Terbukti Gelapkan Dana Perusahaan, Tuntut 4,5 Tahun Penjara
Akui Pakai Uang Perusahaan, Latifa Dituntut 4,5 Tahun Penjara
Sidang Korupsi GOR Kepahiang, Kuasa Hukum Nilai Perkara Hanya Salah Administrasi
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 20:13 WIB

Bupati Bengkulu Tengah Ajak Warga Hijaukan Daerah, Bibit Pohon Gratis Cukup Tunjukkan KTP

Selasa, 28 Juli 2026 - 18:38 WIB

Helmi Hasan: Pelayanan Publik Berkualitas Jadi Kunci Sukses Program Bantu Rakyat

Senin, 27 Juli 2026 - 19:43 WIB

Imigrasi Bengkulu Bentuk 9 Kelurahan Binaan untuk Perkuat Pencegahan TPPO dan TPPM

Senin, 27 Juli 2026 - 18:55 WIB

Uji Makalah Jadi Penentu Awal, Calon Karo Hukum Diminta Tawarkan Gagasan Terbaik

Selasa, 21 Juli 2026 - 23:39 WIB

JPU Minta Latifa Ditahan Usai Dituntut 4,5 Tahun Penjara

Berita Terbaru

Bengkulu

JPU Minta Latifa Ditahan Usai Dituntut 4,5 Tahun Penjara

Selasa, 21 Jul 2026 - 23:39 WIB