RAKYATMERAHPUTIH – Revitalisasi Taman Remaja Bengkulu tidak hanya menyasar fungsi sosial dan olahraga. Pemerintah Provinsi Bengkulu juga menyiapkan taman yang akan berganti nama menjadi Taman Merah Putih sebagai ruang tumbuh bagi pelaku UMKM.
Gubernur Bengkulu Helmi Hasan mengatakan, kehadiran UMKM akan menjadi salah satu penggerak utama kehidupan taman.
“Kita buka ruang bagi UMKM. Orang datang ke taman, olahraga bisa, wisata alam bisa, cari rezeki juga bisa,” ujarnya.
UMKM akan ditempatkan secara tertata agar tidak merusak estetika dan fungsi taman. Pemerintah menegaskan, konsep wisata alam tetap menjadi prioritas, sementara aktivitas ekonomi hadir sebagai pelengkap.
Selama ini, banyak taman kota gagal hidup karena sepi aktivitas. Dengan menghadirkan UMKM, pemerintah berharap Taman Merah Putih selalu ramai dan aman.
Pelaku UMKM yang terlibat nantinya diutamakan warga lokal. Produk yang dijual pun diharapkan mencerminkan identitas Bengkulu, mulai dari kuliner tradisional hingga produk kreatif.
Helmi menilai, ruang publik yang sehat adalah ruang yang memberi manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar. Revitalisasi taman bukan hanya soal keindahan, tetapi juga keberlanjutan.
“Kalau masyarakat bisa dapat penghasilan, taman akan dijaga bersama,” katanya.
Selain UMKM, taman juga disiapkan menjadi destinasi wisata alternatif di tengah kota. Warga tidak perlu jauh-jauh mencari ruang hijau untuk bersantai.
Dengan pepohonan rindang dan udara sejuk, Taman Merah Putih diproyeksikan menjadi daya tarik baru, khususnya pada akhir pekan.
Pemerintah juga akan memastikan kebersihan dan ketertiban taman tetap terjaga. Pengelolaan sampah dan pengawasan menjadi bagian dari rencana jangka panjang.
Revitalisasi ini sekaligus menjadi contoh bahwa pembangunan bisa berjalan seiring dengan pelestarian lingkungan dan pemberdayaan ekonomi.
“InsyaAllah ini menjadi taman kebanggaan kita bersama,” tegas Helmi.
Dari taman yang sempat terbengkalai, Taman Merah Putih kini disiapkan menjadi simbol baru ruang publik Bengkulu: hijau, hidup, dan bernilai ekonomi.
Penulis : Windi Junius
Editor : Redaksi









