Menunggu Audit BPK, Pemprov Bengkulu Pastikan Hak Kontraktor Tetap Dibayar

- Jurnalis

Kamis, 8 Januari 2026 - 18:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemprov Bengkulu memastikan hak kontraktor tetap dibayar sesuai hasil audit BPK dan BPKP untuk mencegah kelebihan bayar.

Pemprov Bengkulu memastikan hak kontraktor tetap dibayar sesuai hasil audit BPK dan BPKP untuk mencegah kelebihan bayar.

RAKYATMERAHPUTIH – Pemerintah Provinsi Bengkulu memastikan bahwa hak kontraktor tidak akan diabaikan. Namun pembayaran proyek dilakukan berdasarkan hasil audit yang menentukan persentase penyelesaian pekerjaan.

Gubernur Bengkulu Helmi Hasan, menjelaskan bahwa mekanisme ini sudah menjadi prosedur wajib. Setiap proyek yang diklaim selesai harus diperiksa terlebih dahulu oleh BPK dan BPKP sebelum pembayaran dilakukan.

Menurutnya, audit ini bukan sekadar formalitas. Hasil pemeriksaan akan menentukan apakah pekerjaan sudah 100 persen atau masih ada kekurangan. Dari angka itulah nilai pembayaran ditetapkan.

Baca Juga :  5 Truk Bermuatan Puluhan Ton Batu Bara Disita, Polda Bengkulu Perangi Tambang Ilegal

“Kalau kata BPK 100 persen, kita bayar semua. Kalau masih kurang 10 persen, maka dibayar 90 persen,” jelasnya.

Ia menambahkan, kebijakan ini diterapkan karena banyak daerah di Indonesia menghadapi masalah hukum akibat kelebihan bayar proyek. Pemprov Bengkulu tidak ingin terjebak dalam persoalan serupa

Helmi Hasan menegaskan kembali bahwa tidak ada satu pun program pemerintah yang sengaja tidak dibayar. Semua proyek tetap mendapatkan haknya setelah dinyatakan bersih dari temuan.

Pengalaman proyek SPAM Kobema menjadi contoh nyata. Kelebihan bayar miliaran rupiah menimbulkan persoalan panjang dan menjadi pelajaran agar pembayaran dilakukan lebih cermat.

Baca Juga :  Atlet Menembak Pelajar Asal Kepahiang Siap Harumkan Nama Bengkulu di Pra-PON dan PON 2028

Dengan sistem berbasis audit ini, pemerintah berharap hubungan dengan kontraktor tetap berjalan baik. Kepastian pembayaran tetap ada, hanya saja waktunya menyesuaikan prosedur.

Ia juga mengajak kontraktor untuk memahami mekanisme tersebut dan memastikan pekerjaan diselesaikan sesuai kontrak. Dengan begitu, hasil audit tidak akan menjadi penghambat pembayaran.

Pemprov Bengkulu berkomitmen menjaga keseimbangan antara percepatan pembangunan dan kepatuhan terhadap aturan keuangan negara, demi menghindari masalah di kemudian hari.

Penulis : Windi Junius

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Bekal dari Pelabuhan untuk Kampus, GM Pelindo Bengkulu Ajak Mahasiswa UNIB Bermimpi Besar
Dorong Tata Kelola Transparan, Kejati Bengkulu dan Pelindo Lanjutkan Kerja Sama Hukum
Pemprov Bengkulu Matangkan Verval KDMP, Siapkan Penandatanganan Serentak
Kekerasan Anak Tak Hanya Luka Fisik, Kejati Bengkulu Ajak Masyarakat Lebih Peka
Truk Batu Bara Tak Lewat Padang Serai, Pemprov Bengkulu Siapkan Kajian Jalur Khusus
Stok Pemerintah Makin Kuat, BULOG Genjot Penyerapan Hasil Panen Petani
PHRI Bengkulu Warning Satpol PP soal Sidak Hotel: Jangan Tanya Izin di Lapangan
Proses SK Perpanjangan Selesai Bulan Ini, BKD Fokus Optimalisasi PPPK Paruh Waktu
Berita ini 36 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:34 WIB

Bekal dari Pelabuhan untuk Kampus, GM Pelindo Bengkulu Ajak Mahasiswa UNIB Bermimpi Besar

Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:05 WIB

Dorong Tata Kelola Transparan, Kejati Bengkulu dan Pelindo Lanjutkan Kerja Sama Hukum

Senin, 19 Oktober 2026 - 18:38 WIB

Pemprov Bengkulu Matangkan Verval KDMP, Siapkan Penandatanganan Serentak

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:35 WIB

Kekerasan Anak Tak Hanya Luka Fisik, Kejati Bengkulu Ajak Masyarakat Lebih Peka

Jumat, 9 Oktober 2026 - 17:28 WIB

Stok Pemerintah Makin Kuat, BULOG Genjot Penyerapan Hasil Panen Petani

Berita Terbaru