Natal Oikumene Bengkulu, Pemerintah Apresiasi Umat Kristiani Jaga Toleransi

- Jurnalis

Jumat, 9 Januari 2026 - 10:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah Provinsi Bengkulu mengapresiasi umat Kristiani dalam perayaan Natal Oikumene sebagai wujud nyata toleransi dan kerukunan antarumat beragama.

Pemerintah Provinsi Bengkulu mengapresiasi umat Kristiani dalam perayaan Natal Oikumene sebagai wujud nyata toleransi dan kerukunan antarumat beragama.

RAKYATMERAHPUTIH – Perayaan Natal Oikumene di Bengkulu menjadi bukti nyata kuatnya toleransi dan kebersamaan di tengah masyarakat yang beragam. Pemerintah Provinsi Bengkulu memberikan apresiasi kepada umat Kristiani yang dinilai konsisten menjaga nilai kerukunan antarumat beragama.

Apresiasi tersebut disampaikan Gubernur Bengkulu Helmi Hasan saat menghadiri perayaan Natal Oikumene di Gedung Serba Guna (GSG), Kamis malam, 8 Januari 2026. Menurutnya, sikap saling menghormati yang ditunjukkan umat Kristiani selama ini menjadi bagian penting dari terciptanya suasana damai di Bengkulu.

“Semoga Bengkulu terus menjadi contoh bagi daerah lain dalam menjaga keberagaman dan kerukunan,” ujar Gubernur.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bengkulu, Dr. H. Saefudin, S.Ag., M.Si, menegaskan bahwa Natal Oikumene adalah momentum penting untuk memperkuat moderasi beragama.

Baca Juga :  Benahi Sungai hingga Siring, Helmi–Mian Siapkan Bengkulu Hadapi Ancaman Banjir

Ia menyebutkan, Kementerian Agama terus berupaya menjaga kehidupan beragama yang harmonis. Salah satu hasilnya terlihat dari Indeks Kerukunan Umat Beragama nasional 2025 yang mencapai 77,89. Angka ini menjadi bukti bahwa semangat toleransi di Indonesia, termasuk Bengkulu, berada pada jalur yang positif.

Namun demikian, Saefudin menekankan bahwa kerukunan tidak boleh dianggap sebagai sesuatu yang sudah selesai. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus merawat kebersamaan, terutama melalui peran keluarga.

Tema Natal “Allah Hadir Menyelamatkan Keluarga” dinilai sejalan dengan upaya tersebut. Menurutnya, keluarga merupakan fondasi utama dalam membentuk sikap saling menghargai dan menghormati perbedaan.

Baca Juga :  Dari Jalan Kota ke Jalan Provinsi, Nasib Rawa Makmur Akan Berubah

“Kalau keluarga kuat, masyarakat juga akan kuat,” ujarnya.

Saefudin juga mengaitkan pesan Natal dengan visi pembangunan nasional Asta Cita Presiden, yang menekankan harmoni kehidupan secara menyeluruh, termasuk hubungan manusia dengan alam.

Perayaan Natal Oikumene ini dihadiri Wakil Gubernur Bengkulu Mian, Kajati Bengkulu, Forkopimda, pimpinan organisasi keagamaan, tokoh umat Nasrani, tokoh lintas agama, serta tokoh masyarakat. Kehadiran mereka menjadi simbol kuatnya komitmen bersama menjaga Bengkulu tetap damai.

Dengan suasana yang penuh kehangatan, Natal Oikumene di Bengkulu tidak hanya menjadi perayaan iman, tetapi juga pesan persatuan bagi seluruh masyarakat.

Penulis : Windi Junius

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Eks Kadis Pertambangan BU Dietapkan Tsk, Kejati Beri Sinyal Kaut Tsk Baru
Panitia Dibubarkan, Warisan Jamda VII Kaur Diharap Jadi Energi Baru Pembangunan SDM
MoU Bank Tanah Jadi Titik Balik, Bengkulu Bangun Ekonomi dari Aset Sendiri
Pelayanan Publik Bengkulu Berbenah, Gedung BPKB Baru Jadi Simbol Reformasi Layanan
Mars Kota Bengkulu dan Strategi Membangun Identitas Daerah
PH Minta Nilai Objektif, Fakta Sidang Tak Buktikan Eka Kacab Cucofindo Ada Unsur Korupsi
SK Gubernur Jadi Kunci, BPKAD Kebut Administrasi UP OPD Tahun 2026
Awal 2026, Polda Bengkulu Pastikan Harga Beras Aman dan Sesuai Aturan
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 22:59 WIB

Eks Kadis Pertambangan BU Dietapkan Tsk, Kejati Beri Sinyal Kaut Tsk Baru

Rabu, 14 Januari 2026 - 00:14 WIB

Panitia Dibubarkan, Warisan Jamda VII Kaur Diharap Jadi Energi Baru Pembangunan SDM

Selasa, 13 Januari 2026 - 21:37 WIB

MoU Bank Tanah Jadi Titik Balik, Bengkulu Bangun Ekonomi dari Aset Sendiri

Selasa, 13 Januari 2026 - 20:51 WIB

Pelayanan Publik Bengkulu Berbenah, Gedung BPKB Baru Jadi Simbol Reformasi Layanan

Selasa, 13 Januari 2026 - 20:14 WIB

Mars Kota Bengkulu dan Strategi Membangun Identitas Daerah

Berita Terbaru

Walikota  Bengkulu Dedy Wahyudi, menyatakan Mars Kota Bengkulu ditetapkan sebagai lagu wajib dalam acara resmi. Pemkot Bengkulu menilai lagu ini sebagai strategi membangun identitas dan kebersamaan warga

Bengkulu

Mars Kota Bengkulu dan Strategi Membangun Identitas Daerah

Selasa, 13 Jan 2026 - 20:14 WIB