RAKYATMERAHPUTIH – Penetapan Mars Kota Bengkulu sebagai lagu wajib dalam acara resmi pemerintah mencerminkan strategi Pemerintah Kota Bengkulu dalam membangun identitas daerah. Melalui pendekatan budaya, Pemkot berupaya menanamkan nilai kebersamaan dan rasa memiliki terhadap kota.
Mars Kota Bengkulu ciptaan Wali Kota Dedy Wahyudi kini tidak hanya menjadi karya seni, tetapi juga instrumen kebijakan. Dengan mewajibkan pemutarannya dalam setiap agenda resmi, pemerintah ingin menghadirkan simbol yang konsisten dan mudah dikenali.
Kebijakan ini didasarkan pada keyakinan bahwa identitas daerah tidak hanya dibangun melalui pembangunan fisik, tetapi juga melalui simbol dan narasi bersama. Lagu, dalam hal ini, dipandang mampu menjangkau emosi masyarakat secara lebih luas.
Dalam aturan yang telah ditetapkan, Mars Kota Bengkulu wajib dikumandangkan setelah Indonesia Raya. Seluruh ASN dan pelajar juga diwajibkan menyanyikannya dalam upacara dan apel rutin. Targetnya jelas: menciptakan ingatan kolektif tentang Bengkulu sebagai kota yang terus maju dan bersatu.
Lirik Mars Kota Bengkulu yang singkat dan berulang dinilai efektif untuk tujuan tersebut. Pesan persatuan dan kecintaan terhadap daerah disampaikan secara lugas, tanpa diksi yang rumit.
Langkah Pemkot Bengkulu mendaftarkan Mars Kota Bengkulu ke Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual juga menunjukkan keseriusan pemerintah. Dengan perlindungan hukum, lagu ini diharapkan menjadi warisan resmi yang dapat digunakan lintas generasi.
Dedy Wahyudi menegaskan bahwa kebijakan ini tidak dimaksudkan sebagai pemaksaan, melainkan ajakan. Ia berharap masyarakat dapat menerima Mars Kota Bengkulu sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari.
“Kalau kita punya lagu kebanggaan, kita punya identitas. Dari situ, semangat membangun bisa tumbuh,” ujarnya.
Ke depan, Pemkot Bengkulu membuka peluang agar Mars Kota Bengkulu diperkenalkan lebih luas, termasuk dalam kegiatan masyarakat dan sekolah. Dengan demikian, lagu ini tidak hanya hidup di ruang-ruang resmi, tetapi juga di tengah keseharian warga.
Mars Kota Bengkulu menjadi contoh bagaimana kebijakan budaya dapat digunakan untuk memperkuat jati diri daerah. Sebuah lagu sederhana, tetapi diharapkan mampu menyatukan langkah masyarakat Bengkulu menuju masa depan yang lebih baik.
Lirik Mars Kota Bengkulu:
Mari bersatu bangun Bengkulu
Satukan tekad dan hati untuk Merah Putih
Mari bersatu bangun Bengkulu
Satukan tekad dan hati untuk Merah Putih
Bengkulu kotaku, Bengkulu terus maju
Bengkulu jaya selalu, Bengkulu di hatiku
Bengkulu kotaku, Bengkulu terus maju
Bengkulu jaya selalu, Bengkulu di hatiku
Penulis : Windi Junius
Editor : Redaksi









