Panitia Dibubarkan, Warisan Jamda VII Kaur Diharap Jadi Energi Baru Pembangunan SDM

- Jurnalis

Rabu, 14 Januari 2026 - 00:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Panitia Jamda VII Kaur resmi dibubarkan. Pemerintah berharap nilai dan semangat Pramuka menjadi energi baru pembangunan SDM daerah.

Panitia Jamda VII Kaur resmi dibubarkan. Pemerintah berharap nilai dan semangat Pramuka menjadi energi baru pembangunan SDM daerah.

RAKYATMERAHPUTIH – Pembubaran Panitia Jambore Daerah (Jamda) VII Tahun 2025 oleh Pemerintah Kabupaten Kaur bukan sekadar penutupan administrasi kegiatan, melainkan momentum refleksi atas pentingnya pembinaan sumber daya manusia sejak usia muda. Hal ini mengemuka dalam agenda evaluasi Jamda yang digelar di Pantai Cukoh Raya, Selasa 13 Januari 2026.

Wakil Bupati Kaur Abdul Hamid, S.Pd.I, menyampaikan bahwa berakhirnya Jamda VII harus dimaknai sebagai awal dari tanggung jawab bersama untuk menjaga nilai-nilai yang telah ditanamkan selama kegiatan berlangsung.

“Panitia memang dibubarkan, tetapi semangat, disiplin, dan kebersamaan yang terbangun harus terus hidup,” ujarnya.

Menurut Abdul Hamid, Jamda VII telah membuktikan bahwa kegiatan kepramukaan masih relevan dan efektif sebagai sarana pembinaan karakter generasi muda. Ia menilai Pramuka memiliki peran strategis dalam membentuk SDM yang tangguh, beretika, dan siap berkontribusi bagi daerah.

Baca Juga :  Sorak Sorai Festival Dorong Lonjakan Transaksi Digital, Bank Raya Catat Ratusan Juta Transaksi

Dalam kegiatan evaluasi, panitia memaparkan capaian Jamda VII, mulai dari kelancaran pelaksanaan hingga antusiasme peserta. Evaluasi juga menyoroti pentingnya peningkatan kualitas perencanaan, terutama dalam aspek fasilitas, logistik, dan manajemen kegiatan.

Hadirnya berbagai unsur pemerintahan dalam evaluasi tersebut menunjukkan bahwa Jamda dipandang sebagai agenda penting yang membutuhkan sinergi lintas sektor. Pemerintah Daerah, legislatif, hingga institusi layanan publik diharapkan dapat terus mendukung kegiatan serupa di masa depan.

Abdul Hamid menegaskan bahwa investasi terbesar daerah bukan hanya infrastruktur fisik, tetapi juga pembangunan manusia. Dalam konteks ini, Jamda menjadi salah satu instrumen strategis untuk menyiapkan generasi muda yang berdaya saing dan berkarakter.

Selain pembinaan SDM, Jamda VII juga memberikan dampak sosial dan ekonomi, terutama bagi kawasan wisata Pantai Cukoh Raya. Selama kegiatan berlangsung, kawasan tersebut menjadi lebih hidup dan dikenal luas.

Baca Juga :  Bengkulu Jadi Provinsi Pertama di Sumatera Gelar Local Media Summit

“Kegiatan seperti ini memiliki efek berlapis. Anak-anak muda dibina, daerah dipromosikan, dan ekonomi lokal ikut bergerak,” katanya.

Pembubaran Panitia Jamda VII dilakukan secara resmi dan disambut dengan harapan besar agar pengalaman serta jejaring yang terbentuk selama kegiatan dapat dimanfaatkan untuk agenda kepemudaan lainnya.

Pemerintah Kabupaten Kaur berharap Jamda berikutnya dapat digelar dengan skala dan kualitas yang lebih baik, sehingga manfaatnya semakin luas bagi masyarakat dan pembangunan daerah.

Dengan berakhirnya Jamda VII, Kabupaten Kaur kembali menegaskan komitmennya dalam membangun generasi muda yang berkarakter kuat, berjiwa kepemimpinan, dan siap membawa daerah melangkah lebih maju.

Penulis : Windi Junius

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Eks Kadis Pertambangan BU Dietapkan Tsk, Kejati Beri Sinyal Kaut Tsk Baru
MoU Bank Tanah Jadi Titik Balik, Bengkulu Bangun Ekonomi dari Aset Sendiri
Pelayanan Publik Bengkulu Berbenah, Gedung BPKB Baru Jadi Simbol Reformasi Layanan
Mars Kota Bengkulu dan Strategi Membangun Identitas Daerah
PH Minta Nilai Objektif, Fakta Sidang Tak Buktikan Eka Kacab Cucofindo Ada Unsur Korupsi
SK Gubernur Jadi Kunci, BPKAD Kebut Administrasi UP OPD Tahun 2026
Awal 2026, Polda Bengkulu Pastikan Harga Beras Aman dan Sesuai Aturan
Bukan Perusahaan Ilegal, PT Bio Pegang HGU Resmi dan IUP Masih Berlaku
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 22:59 WIB

Eks Kadis Pertambangan BU Dietapkan Tsk, Kejati Beri Sinyal Kaut Tsk Baru

Rabu, 14 Januari 2026 - 00:14 WIB

Panitia Dibubarkan, Warisan Jamda VII Kaur Diharap Jadi Energi Baru Pembangunan SDM

Selasa, 13 Januari 2026 - 21:37 WIB

MoU Bank Tanah Jadi Titik Balik, Bengkulu Bangun Ekonomi dari Aset Sendiri

Selasa, 13 Januari 2026 - 20:51 WIB

Pelayanan Publik Bengkulu Berbenah, Gedung BPKB Baru Jadi Simbol Reformasi Layanan

Selasa, 13 Januari 2026 - 20:14 WIB

Mars Kota Bengkulu dan Strategi Membangun Identitas Daerah

Berita Terbaru

Walikota  Bengkulu Dedy Wahyudi, menyatakan Mars Kota Bengkulu ditetapkan sebagai lagu wajib dalam acara resmi. Pemkot Bengkulu menilai lagu ini sebagai strategi membangun identitas dan kebersamaan warga

Bengkulu

Mars Kota Bengkulu dan Strategi Membangun Identitas Daerah

Selasa, 13 Jan 2026 - 20:14 WIB