RAKYATMERAHPUTIH – Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad memberikan apresiasi terhadap langkah Gubernur Bengkulu Helmi Hasan dalam mendorong optimalisasi zakat di daerah. Hal itu disampaikan dalam audiensi di Kantor Pusat BAZNAS RI, Jumat (30/1).
Noor Achmad menilai komitmen Helmi Hasan sebagai bentuk nyata dukungan pemerintah daerah terhadap Gerakan Zakat Nasional. Menurutnya, peran kepala daerah sangat penting dalam menggerakkan ASN dan dunia usaha untuk menunaikan zakat melalui lembaga resmi.
“Apa yang dilakukan Gubernur Bengkulu adalah langkah strategis. Dukungan kepala daerah menjadi kunci dalam mengoptimalkan potensi zakat,” kata Noor Achmad.
Ia menjelaskan bahwa zakat memiliki potensi besar dalam membantu mengatasi masalah kemiskinan jika dikelola secara profesional dan transparan.
“Zakat bukan hanya ibadah, tetapi juga instrumen sosial yang mampu mengurangi kesenjangan ekonomi,” ujarnya.
Dalam audiensi tersebut, Helmi Hasan menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Bengkulu terus mendorong perusahaan-perusahaan di daerah agar menyalurkan zakat hasil usaha melalui BAZNAS.
“Kami mengajak perusahaan agar membayar zakat melalui BAZNAS supaya pengelolaannya tertib dan manfaatnya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat,” ucap Helmi Hasan.
Ia menambahkan bahwa selama ini banyak perusahaan yang sudah berbagi, namun belum seluruhnya disalurkan melalui BAZNAS sehingga belum terkoordinasi dengan baik.
Selain itu, Helmi Hasan juga mendorong para pejabat di lingkungan pemerintah daerah untuk menjadi teladan dengan berzakat melalui BAZNAS.
“Kami ingin pejabat memberi contoh kepada masyarakat. Jika pemimpin patuh, masyarakat akan lebih mudah mengikuti,” katanya.
Noor Achmad menyatakan bahwa sinergi antara pemerintah daerah dan BAZNAS akan memberikan dampak besar dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Jika zakat dikelola dengan baik, manfaatnya akan lebih luas dan tepat sasaran. Ini akan membantu percepatan pengentasan kemiskinan,” jelasnya.
Ia juga menilai program-program sosial yang dijalankan Pemerintah Provinsi Bengkulu, seperti program orang tua asuh, sebagai langkah positif yang dapat disinergikan dengan program BAZNAS.
“Kolaborasi seperti ini perlu diperluas ke daerah lain agar zakat benar-benar menjadi kekuatan nasional,” tambahnya.
Pertemuan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kerja sama antara BAZNAS RI dan Pemerintah Provinsi Bengkulu dalam mengembangkan sistem pengelolaan zakat yang profesional dan berkelanjutan.
Helmi Hasan berharap dukungan BAZNAS RI dapat membantu Bengkulu dalam memperluas jangkauan program sosial dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.
“Kami ingin zakat tidak hanya habis untuk bantuan konsumtif, tetapi juga menjadi modal bagi masyarakat agar bisa mandiri,” pungkasnya.
Dengan komitmen bersama antara pemerintah daerah dan BAZNAS, Gerakan Zakat Nasional diharapkan semakin kuat dan mampu memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan rakyat.
Penulis : Windi Junius
Editor : Redaksi









