Anggaran Rp 44 Miliar untuk Dua Ruas Di Kabupaten Kaur

- Jurnalis

Sabtu, 29 November 2025 - 19:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPRD Provinsi Bengkulu, Samsu Amanah

Anggota DPRD Provinsi Bengkulu, Samsu Amanah

RAKYATMERAHPUTIH – Setelah bertahun-tahun menunggu, masyarakat Kabupaten Kaur akhirnya mendapat kepastian terkait dua ruas jalan paling kritis di wilayah itu akan diperbaiki pada tahun 2026. Tidak tanggung-tanggung, Pemerintah Provinsi Bengkulu menggelontorkan Rp 44 miliar, naik drastis dari Rp 12 miliar pada 2025.

Bagi warga Kaur, ini bukan sekadar anggaran. Ini adalah simbol harapan baru. Ruas Tanjung Kemuning – Datar Lebar dan Kaur Tengah – Muara Sahung adalah jalur hidup yang menghubungkan pusat ekonomi, sekolah, fasilitas kesehatan, dan aktivitas Masyarakat Sehari-hari.

Di musim hujan, dua ruas ini sering berubah menjadi medan ekstrim, lubang besar penuh air, aspal yang terkelupas, hingga jembatan kecil yang rawan ambruk, pada musim kemarau pengelihatan pengemudi dihalangi dengan kabut debu.

Baca Juga :  60 Pejabat Pemkab Rejang Lebong Dimutasi, Ini Daftar Lengkap Nama dan Jabatannya

Anggota DPRD Provinsi Bengkulu, Samsu Amanah, menilai bahwa penambahan anggaran ini adalah titik balik bagi masa depan ekonomi Kaur.

“Kalau dua ruas itu selesai diperbaiki, biaya distribusi turun, akses pendidikan lebih mudah, dan roda ekonomi bergerak lebih cepat,” tegasnya.

Diungkapkan Anggota Fraksi Golkar ini , Ruas Tanjung Kemuning – Datar Lebar mendapat alokasi Rp 17 miliar. Jalur ini melayani lima kecamatan sekaligus dan selama ini menjadi rute wajib warga menuju pusat ibu kota Kabupaten Kaur.

Baca Juga :  Pekerja LPJU di Lebong Meninggal Diduga Tersengat Listrik Saat Bekerja

Sementara ruas Kaur Tengah – Muara Sahung mendapat alokasi Rp 27 miliar, menjadikannya salah satu proyek terbesar di Kabupaten Kaur pada APBD 2026.

Samsu menegaskan bahwa pembangunan ini akan membuka ruang ekonomi baru, mempersingkat waktu tempuh, serta menurunkan harga komoditas karena distribusi logistik menjadi lebih efisien.

“Tidak hanya soal jalan mulus. Ini soal masa depan ekonomi Kaur,” katanya.

 

Berita Terkait

Eks Kadis Pertambangan BU Dietapkan Tsk, Kejati Beri Sinyal Kaut Tsk Baru
Panitia Dibubarkan, Warisan Jamda VII Kaur Diharap Jadi Energi Baru Pembangunan SDM
MoU Bank Tanah Jadi Titik Balik, Bengkulu Bangun Ekonomi dari Aset Sendiri
Pelayanan Publik Bengkulu Berbenah, Gedung BPKB Baru Jadi Simbol Reformasi Layanan
Mars Kota Bengkulu dan Strategi Membangun Identitas Daerah
PH Minta Nilai Objektif, Fakta Sidang Tak Buktikan Eka Kacab Cucofindo Ada Unsur Korupsi
SK Gubernur Jadi Kunci, BPKAD Kebut Administrasi UP OPD Tahun 2026
Awal 2026, Polda Bengkulu Pastikan Harga Beras Aman dan Sesuai Aturan
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 22:59 WIB

Eks Kadis Pertambangan BU Dietapkan Tsk, Kejati Beri Sinyal Kaut Tsk Baru

Rabu, 14 Januari 2026 - 00:14 WIB

Panitia Dibubarkan, Warisan Jamda VII Kaur Diharap Jadi Energi Baru Pembangunan SDM

Selasa, 13 Januari 2026 - 21:37 WIB

MoU Bank Tanah Jadi Titik Balik, Bengkulu Bangun Ekonomi dari Aset Sendiri

Selasa, 13 Januari 2026 - 20:51 WIB

Pelayanan Publik Bengkulu Berbenah, Gedung BPKB Baru Jadi Simbol Reformasi Layanan

Selasa, 13 Januari 2026 - 20:14 WIB

Mars Kota Bengkulu dan Strategi Membangun Identitas Daerah

Berita Terbaru

Walikota  Bengkulu Dedy Wahyudi, menyatakan Mars Kota Bengkulu ditetapkan sebagai lagu wajib dalam acara resmi. Pemkot Bengkulu menilai lagu ini sebagai strategi membangun identitas dan kebersamaan warga

Bengkulu

Mars Kota Bengkulu dan Strategi Membangun Identitas Daerah

Selasa, 13 Jan 2026 - 20:14 WIB