Lebong – Bupati Lebong, H. Azhari, SH, MH, bersama rombongan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) kembali melakukan ekspedisi ke Telaga Puteri Tujuh Warna untuk ketiga kalinya, Sabtu (01/11/25).
Telaga Puteri Tujuh Warna merupakan salah satu objek wisata alam andalan Kabupaten Lebong yang terkenal dengan keunikannya. Lokasi wisata ini berada di Kecamatan Rimbo Pengadang dengan luas area mencapai sekitar 50 hektar.
Keunikan Telaga Puteri Tujuh Warna terletak pada adanya tujuh warna air yang berbeda. Empat di antaranya berukuran besar, yaitu telaga berwarna biru, merah, putih, dan abu-abu. Sementara tiga lainnya berukuran lebih kecil dengan warna kuning, coklat, dan hitam.
Bagi pecinta wisata alam, menikmati keindahan dan ketenangan Telaga Puteri Tujuh Warna bisa menjadi pengalaman yang menakjubkan. Suasana sejuk dan warna-warni telaga yang memanjakan mata menjadikan tempat ini sebagai destinasi favorit untuk melepas penat.
Saat pertama kali memasuki kawasan wisata ini, pengunjung akan disambut dengan pemandangan telaga biru berdiameter sekitar 10 meter yang menjadi salah satu sumber air panas. Di sekitarnya terdapat telaga-telaga kecil lain yang berwarna kuning, coklat, dan hitam — menciptakan panorama yang unik dan memikat.
Untuk mencapai telaga merah, pengunjung cukup mengikuti aliran sungai kecil sejauh 200 meter dari telaga biru. Ukurannya lebih besar dan di atas permukaannya terlihat asap putih yang menambah kesan mistis. Sekitar 500 meter dari telaga merah, terdapat telaga abu-abu dengan diameter sekitar 4 meter yang berada di medan cukup menantang. Sedangkan telaga putih, yang merupakan telaga terbesar, memiliki diameter antara 50 hingga 100 meter.
Asal nama Telaga Puteri Tujuh Warna pun menyimpan kisah menarik. Konon, di telaga terbesar berwarna putih, masyarakat percaya bahwa menyebut kata “puteri” dapat memicu semburan air besar dari tengah danau. Karena kepercayaan itulah, tempat ini dinamakan Telaga Puteri Tujuh Warna.









