Dari Jalan Kota ke Jalan Provinsi, Nasib Rawa Makmur Akan Berubah

- Jurnalis

Selasa, 6 Januari 2026 - 20:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Setelah status diserahkan ke provinsi, Jalan Rawa Makmur Bengkulu akan ditingkatkan total dengan anggaran Rp25 miliar.

Setelah status diserahkan ke provinsi, Jalan Rawa Makmur Bengkulu akan ditingkatkan total dengan anggaran Rp25 miliar.

RAKYATMERAHPUTIH – Perubahan status Jalan Rawa Makmur dari kewenangan Pemerintah Kota Bengkulu ke Pemerintah Provinsi Bengkulu membawa harapan besar bagi masyarakat. Jalan yang selama ini dikenal sebagai titik banjir kini akan ditingkatkan secara menyeluruh mulai pertengahan 2026.

Penyerahan status jalan pada Desember 2025 menjadi momen penting. Dengan status sebagai jalan provinsi, Pemprov Bengkulu memiliki kewenangan penuh untuk melakukan peningkatan skala besar, termasuk peninggian badan jalan dan pembangunan drainase baru.

Baca Juga :  Sebanyak 3.300 Perkara Berhasil Diselesaikan, Polda Bengkulu Tegaskan Komitmen Pelayanan Hukum di 2026

Kepala Dinas PUPR Provinsi Bengkulu, Tejo Suroso, mengatakan proyek ini merupakan bentuk komitmen pemerintah provinsi dalam menyelesaikan persoalan infrastruktur yang langsung dirasakan masyarakat.

“Ini perintah langsung Gubernur. Karena dampaknya besar bagi warga dan aktivitas ekonomi,” ujarnya.

Jalan Rawa Makmur akan ditinggikan sekitar satu meter dan dibangun menggunakan beton semen. Drainase di kanan kiri jalan juga ditata ulang dengan sistem u-ditch agar air tidak lagi menggenang.

Baca Juga :  Tak Hanya Jalan, Seluma Kebagian 16 Ambulans Baru dari Helmi–Mian

Menurut Tejo, pekerjaan fisik utama dimulai Juni 2026. Namun, tahap awal berupa pembongkaran drainase lama akan dilakukan lebih cepat.

Panjang ruas yang diperbaiki mencapai 300 meter, dengan fokus pada titik genangan terparah. Anggaran sebesar Rp25 miliar telah disiapkan dari APBD.

Pemprov Bengkulu berharap proyek ini menjadi contoh penanganan jalan bermasalah berbasis solusi jangka panjang, bukan sekadar perbaikan sementara.

“Kalau sudah dibangun, kita ingin warga benar-benar merasakan manfaatnya,” pungkas Tejo.

Penulis : Windi Junius

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Eks Kadis Pertambangan BU Dietapkan Tsk, Kejati Beri Sinyal Kaut Tsk Baru
Panitia Dibubarkan, Warisan Jamda VII Kaur Diharap Jadi Energi Baru Pembangunan SDM
MoU Bank Tanah Jadi Titik Balik, Bengkulu Bangun Ekonomi dari Aset Sendiri
Pelayanan Publik Bengkulu Berbenah, Gedung BPKB Baru Jadi Simbol Reformasi Layanan
Mars Kota Bengkulu dan Strategi Membangun Identitas Daerah
PH Minta Nilai Objektif, Fakta Sidang Tak Buktikan Eka Kacab Cucofindo Ada Unsur Korupsi
SK Gubernur Jadi Kunci, BPKAD Kebut Administrasi UP OPD Tahun 2026
Awal 2026, Polda Bengkulu Pastikan Harga Beras Aman dan Sesuai Aturan
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 22:59 WIB

Eks Kadis Pertambangan BU Dietapkan Tsk, Kejati Beri Sinyal Kaut Tsk Baru

Rabu, 14 Januari 2026 - 00:14 WIB

Panitia Dibubarkan, Warisan Jamda VII Kaur Diharap Jadi Energi Baru Pembangunan SDM

Selasa, 13 Januari 2026 - 21:37 WIB

MoU Bank Tanah Jadi Titik Balik, Bengkulu Bangun Ekonomi dari Aset Sendiri

Selasa, 13 Januari 2026 - 20:51 WIB

Pelayanan Publik Bengkulu Berbenah, Gedung BPKB Baru Jadi Simbol Reformasi Layanan

Selasa, 13 Januari 2026 - 20:14 WIB

Mars Kota Bengkulu dan Strategi Membangun Identitas Daerah

Berita Terbaru

Walikota  Bengkulu Dedy Wahyudi, menyatakan Mars Kota Bengkulu ditetapkan sebagai lagu wajib dalam acara resmi. Pemkot Bengkulu menilai lagu ini sebagai strategi membangun identitas dan kebersamaan warga

Bengkulu

Mars Kota Bengkulu dan Strategi Membangun Identitas Daerah

Selasa, 13 Jan 2026 - 20:14 WIB