MoU Bank Tanah Jadi Titik Balik, Bengkulu Bangun Ekonomi dari Aset Sendiri

- Jurnalis

Selasa, 13 Januari 2026 - 21:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kerja sama Pemprov Bengkulu dan Bank Tanah berpotensi mengubah lahan eks HGU menjadi sumber pertumbuhan ekonomi dan PAD berkelanjutan.

Kerja sama Pemprov Bengkulu dan Bank Tanah berpotensi mengubah lahan eks HGU menjadi sumber pertumbuhan ekonomi dan PAD berkelanjutan.

RAKYATBENGKULU – Tanpa seremoni berlebihan, Pemerintah Provinsi Bengkulu menandatangani MoU dengan Badan Bank Tanah. Namun di balik agenda formal tersebut, tersimpan potensi perubahan besar dalam tata kelola aset dan pembangunan daerah.

MoU ini menjadi payung hukum bagi identifikasi dan pengelolaan kembali lahan eks HGU yang izinnya telah berakhir. Total potensi lahan diperkirakan mencapai puluhan ribu hektare—aset yang selama ini belum memberi kontribusi signifikan bagi daerah.

Gubernur Bengkulu Helmi Hasan menilai kerja sama ini sebagai langkah strategis jangka panjang. Bengkulu, kata dia, harus berani keluar dari pola lama yang bergantung pada dana transfer pusat.

“Kalau aset daerah tidak kita kelola, kita akan terus tertinggal. Ini soal keberanian mengambil keputusan,” ujarnya.

Baca Juga :  Pengunjung Membludak, Bencoolen Mall Terapkan Sistem Satu Jalur Mall

Bank Tanah memastikan proses penataan dilakukan bertahap dan berkelanjutan. Tahap awal difokuskan pada pengelolaan HPL 397 hektare, sembari menyusun basis data lahan eks HGU lainnya.

Dari sisi fiskal, pengelolaan BMD melalui BUMD membuka peluang PAD baru. Dana tersebut dapat digunakan untuk memperbaiki layanan publik, infrastruktur, dan kesejahteraan masyarakat.

Namun tantangan tetap ada. Sengketa lahan, isu lingkungan, dan resistensi sosial menjadi potensi hambatan. Karena itu, keterbukaan informasi dan pelibatan masyarakat dinilai mutlak.

Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Badan Bank Tanah, Hakiki Sudrajat, mengatakan MoU ini menjadi dasar penguatan sinergi antara Bank Tanah dan Pemerintah Provinsi Bengkulu dalam penataan kembali pertanahan secara berkelanjutan.

“Kerja sama ini untuk pengembangan potensi pertanahan atau bekas-bekas hak di Provinsi Bengkulu dan akan diselaraskan dengan perencanaan pemerintah daerah dengan tujuan utama kepentingan masyarakat,” jelas Hakiki.

Baca Juga :  Korupsi di Bengkulu Rugikan Rp 3,39 triliun, Kejati Bengkulu Balikkan Rp 1,4 Triliun Aset ke Negara

Ia menambahkan, pada tahap awal sinergi pemanfaatan akan dilakukan terhadap Hak Pengelolaan (HPL) seluas 397 hektare di Bengkulu, sementara total luasan lahan masih terus diidentifikasi.

“Untuk tahap awal kita sedang mengidentifikasi berapa luas lahannya. Sesuai paparan tadi, perkiraan kami sekitar 20 ribu hektare,” terangnya.

Kerja sama ini diharapkan mampu mendorong pembangunan infrastruktur, peningkatan pelayanan publik, serta penguatan ekonomi Bengkulu. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), pertumbuhan ekonomi Bengkulu pada triwulan III 2025 mencapai 4,56 persen, dengan realisasi investasi pada triwulan II 2025 sebesar Rp901 miliar atau meningkat 12,26 persen dibandingkan triwulan sebelumnya.

Penulis : Windi Junius

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Eks Kadis Pertambangan BU Dietapkan Tsk, Kejati Beri Sinyal Kaut Tsk Baru
Panitia Dibubarkan, Warisan Jamda VII Kaur Diharap Jadi Energi Baru Pembangunan SDM
Pelayanan Publik Bengkulu Berbenah, Gedung BPKB Baru Jadi Simbol Reformasi Layanan
Mars Kota Bengkulu dan Strategi Membangun Identitas Daerah
Pemkot Tertibkan Pasar Panorama Untuk Keselamatan dan Estetika Kota
PH Minta Nilai Objektif, Fakta Sidang Tak Buktikan Eka Kacab Cucofindo Ada Unsur Korupsi
Pejabat Baru Diminta Langsung Tancap Gas Layani Masyarakat
SK Gubernur Jadi Kunci, BPKAD Kebut Administrasi UP OPD Tahun 2026
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 22:59 WIB

Eks Kadis Pertambangan BU Dietapkan Tsk, Kejati Beri Sinyal Kaut Tsk Baru

Rabu, 14 Januari 2026 - 00:14 WIB

Panitia Dibubarkan, Warisan Jamda VII Kaur Diharap Jadi Energi Baru Pembangunan SDM

Selasa, 13 Januari 2026 - 21:37 WIB

MoU Bank Tanah Jadi Titik Balik, Bengkulu Bangun Ekonomi dari Aset Sendiri

Selasa, 13 Januari 2026 - 20:51 WIB

Pelayanan Publik Bengkulu Berbenah, Gedung BPKB Baru Jadi Simbol Reformasi Layanan

Selasa, 13 Januari 2026 - 20:14 WIB

Mars Kota Bengkulu dan Strategi Membangun Identitas Daerah

Berita Terbaru

Walikota  Bengkulu Dedy Wahyudi, menyatakan Mars Kota Bengkulu ditetapkan sebagai lagu wajib dalam acara resmi. Pemkot Bengkulu menilai lagu ini sebagai strategi membangun identitas dan kebersamaan warga

Bengkulu

Mars Kota Bengkulu dan Strategi Membangun Identitas Daerah

Selasa, 13 Jan 2026 - 20:14 WIB