Pemkot Bengkulu Genjot Kemandirian UMKM Lewat Pelatihan Batik Besurek. Targetkan Go Internasional 2026

- Jurnalis

Selasa, 9 Desember 2025 - 17:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi meragakan pembuatan batik berusek

Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi meragakan pembuatan batik berusek

RAKYATMERAHPUTIH — Pemerintah Kota Bengkulu kembali mendorong sektor ekonomi kreatif lokal dengan menggelar Pelatihan Membatik Kain Besurek se-Kota Bengkulu yang diadakan melalui Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Diskop UKM). Kegiatan yang berlangsung Selasa 9 Desember 2025 di Hotel Nala Sea Side ini menjadi salah satu langkah strategis pemerintah untuk memperkuat kompetensi pelaku UMKM, sekaligus menjaga eksistensi Batik Besurek Bengkulu sebagai ikon budaya yang kini semakin dikenal nasional.

Pelatihan ini dibuka langsung oleh Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi, dan diikuti 25 peserta dari berbagai kelurahan. Mereka merupakan kombinasi antara pengrajin pemula, pelaku UMKM binaan Diskop UKM, serta masyarakat umum yang tertarik mengembangkan usaha batik khas daerah.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Bengkulu, Hj. Nelawati, dalam sambutannya menegaskan bahwa pelatihan ini bukan sekadar kegiatan rutin tahunan, melainkan bentuk nyata fasilitasi pemerintah untuk menguatkan kemampuan produksi dan kualitas pemasaran UMKM lokal.

“Pemerintah Kota Bengkulu memfasilitasi pelaku UMKM untuk mengikuti pelatihan batik besurek hari ini. Kegiatan ini bertujuan memajukan UMKM sehingga mampu meningkatkan dan mengembangkan usahanya,” ujar Nelawati.

Ia menjelaskan bahwa pelatihan membatik ini mencakup teknik dasar hingga lanjutan, meliputi pencantingan, pewarnaan, penggunaan pewarna alami, serta pemahaman motif kaligrafi dan flora khas Besurek. Peserta juga diajak memahami proses finishing agar kain yang dihasilkan memenuhi standar pasar.

Baca Juga :  Konflik Internal Golkar Bengkulu Memanas, PAW Ketua DPRD Digugat ke PN Jakarta Barat

Selain meningkatkan keterampilan, program ini sekaligus memperkuat aspek pemasaran. Nelawati menyebut bahwa UMKM Bengkulu saat ini harus lebih adaptif, mampu memanfaatkan platform digital, dan membangun jejaring penjualan yang lebih luas agar produk lokal mampu bersaing dengan daerah lain.

“Selain itu, pelatihan ini juga untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya melestarikan budaya lokal dan mendorong pemasaran produk batik besurek melalui jaringan UMKM,” katanya.

Batik Besurek bukan sekadar kain. Ia adalah narasi panjang sejarah perkembangan budaya Bengkulu. Motif-motif kaligrafi Arab, perpaduan warna yang khas, serta karakter religiusnya menjadikan batik ini memiliki nilai filosofi yang dalam. Oleh karena itu, menurut Walikota Dedy Wahyudi, batik besurek harus dijaga, dikembangkan, dan diwariskan dengan cara yang relevan.

“Hari ini kita ingin memastikan budaya batik besurek ini terus terjaga. Selain itu, kami ingin mengajak seluruh masyarakat untuk semakin mencintai batik besurek,” kata Dedy.

Dedy menekankan bahwa pembinaan UMKM batik merupakan bagian dari strategi besar pemerintah dalam memperkuat identitas budaya daerah sekaligus menggerakkan roda perekonomian masyarakat. Batik besurek telah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda (WBTb). Status itu memberikan tanggung jawab moral bagi kota untuk terus melestarikannya.

Komitmen besar Pemkot Bengkulu untuk mengangkat batik besurek ke panggung dunia kembali ditegaskan dalam kegiatan ini. Dedy Wahyudi mengumumkan rencana Karnaval Batik Besurek Go Internasional 2026, sebuah agenda besar yang akan melibatkan berbagai negara dan komunitas seni budaya lintas daerah.

Baca Juga :  Konsolidasi ke Bengkulu Utara, Syamsurachman Sambangi Kediaman Wabup dan DPD Partai Golkar

“Insya Allah tahun 2026 kita adakan Karnaval Batik Besurek Go Internasional. Dari seluruh batik yang ada di Indonesia bahkan dunia, kain besurek hanya ada di Kota Bengkulu. Dan Bengkulu sudah memiliki hak paten, tidak boleh diambil atau diklaim pihak lain,” ujar Dedy dengan optimis.

Agenda internasional ini ditargetkan menjadi momentum kebangkitan ekonomi kreatif Bengkulu. Pemerintah berharap, promosi besar-besaran melalui karnaval akan meningkatkan nilai jual batik besurek di pasar global dan membuka akses kerja sama dengan berbagai pelaku industri tekstil dunia.

Sebagai bagian dari persiapan, Pemkot Bengkulu berencana membangun etalase Dekranasda atau galeri khusus batik besurek di kawasan wisata Pantai Panjang. Dedy menyebut galeri tersebut akan menjadi pusat pameran, penjualan, sekaligus ruang edukasi bagi wisatawan yang ingin mengetahui sejarah dan proses pembuatan batik besurek.

Di tengah kegiatan, suasana pelatihan semakin meriah ketika Walikota Dedy Wahyudi turun langsung mencoba teknik membatik manual. Menggunakan cetakan bermotif khas kaligrafi besurek, Dedy menorehkan lilin panas di atas kain putih. Aksi spontan tersebut disambut antusias para peserta.

Para peserta menyebut langkah itu menjadi motivasi tersendiri. “Kalau walikota saja berani mencoba, kita sebagai pelaku UMKM harus lebih semangat lagi mengembangkan batik besurek,” ujar salah satu peserta.

Penulis : Windi Junius

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Eks Kadis Pertambangan BU Dietapkan Tsk, Kejati Beri Sinyal Kaut Tsk Baru
Panitia Dibubarkan, Warisan Jamda VII Kaur Diharap Jadi Energi Baru Pembangunan SDM
MoU Bank Tanah Jadi Titik Balik, Bengkulu Bangun Ekonomi dari Aset Sendiri
Pelayanan Publik Bengkulu Berbenah, Gedung BPKB Baru Jadi Simbol Reformasi Layanan
Mars Kota Bengkulu dan Strategi Membangun Identitas Daerah
PH Minta Nilai Objektif, Fakta Sidang Tak Buktikan Eka Kacab Cucofindo Ada Unsur Korupsi
SK Gubernur Jadi Kunci, BPKAD Kebut Administrasi UP OPD Tahun 2026
Awal 2026, Polda Bengkulu Pastikan Harga Beras Aman dan Sesuai Aturan
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 22:59 WIB

Eks Kadis Pertambangan BU Dietapkan Tsk, Kejati Beri Sinyal Kaut Tsk Baru

Rabu, 14 Januari 2026 - 00:14 WIB

Panitia Dibubarkan, Warisan Jamda VII Kaur Diharap Jadi Energi Baru Pembangunan SDM

Selasa, 13 Januari 2026 - 21:37 WIB

MoU Bank Tanah Jadi Titik Balik, Bengkulu Bangun Ekonomi dari Aset Sendiri

Selasa, 13 Januari 2026 - 20:51 WIB

Pelayanan Publik Bengkulu Berbenah, Gedung BPKB Baru Jadi Simbol Reformasi Layanan

Selasa, 13 Januari 2026 - 20:14 WIB

Mars Kota Bengkulu dan Strategi Membangun Identitas Daerah

Berita Terbaru

Walikota  Bengkulu Dedy Wahyudi, menyatakan Mars Kota Bengkulu ditetapkan sebagai lagu wajib dalam acara resmi. Pemkot Bengkulu menilai lagu ini sebagai strategi membangun identitas dan kebersamaan warga

Bengkulu

Mars Kota Bengkulu dan Strategi Membangun Identitas Daerah

Selasa, 13 Jan 2026 - 20:14 WIB