WFA dan Efisiensi Anggaran Bengkulu, TPP ASN Dipangkas Hingga 60 Persen

- Jurnalis

Jumat, 2 Januari 2026 - 19:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemprov Bengkulu menerapkan moratorium ASN dan PPPK Paruh Waktu untuk menjaga belanja pegawai tetap sehat.

Pemprov Bengkulu menerapkan moratorium ASN dan PPPK Paruh Waktu untuk menjaga belanja pegawai tetap sehat.

RAKYATMERAHPUTIH – Kebijakan Work From Anywhere (WFA) di Provinsi Bengkulu bukan hanya soal fleksibilitas kerja, tetapi juga bagian dari strategi besar efisiensi anggaran daerah 2026. Pemerintah Provinsi Bengkulu secara terbuka mengakui, kebijakan ini satu paket dengan pemangkasan belanja rutin, termasuk Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) ASN.

Gubernur Bengkulu Helmi Hasan menilai, kebijakan ini perlu diambil agar keuangan daerah tetap sehat di tengah tekanan anggaran.  “Yang kita hemat adalah biaya birokrasi, bukan pelayanan,” tegas Helmi.

Pj Sekda Bengkulu Herwan Antoni menjelaskan, pemangkasan TPP dilakukan secara proporsional. Pejabat eselon II mengalami pemangkasan hingga 60 persen, eselon III sekitar 50 persen, sementara staf dipangkas dengan persentase lebih kecil.

Baca Juga :  Dari Bumi Merah Putih Gubernur Helmi Hasan Gaungkan Solidaritas Bengkulu untuk Sumatera: Target Bantuan Rp3 Miliar

“Ini satu paket dengan kebijakan efisiensi, termasuk pengurangan hari kerja di kantor,” kata Herwan.

Menurutnya, kondisi keuangan daerah menuntut pemerintah mengambil langkah realistis tanpa mengorbankan pelayanan publik. Efisiensi dilakukan pada belanja operasional internal birokrasi, bukan pada layanan masyarakat.

Kebijakan WFA memungkinkan penghematan anggaran listrik, air, operasional kantor, hingga perjalanan dinas. Dana yang dihemat diharapkan dapat dialihkan ke sektor prioritas seperti pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur dasar.

Meski TPP dipangkas, Pemprov memastikan tidak ada pengurangan hak dasar ASN. Pemerintah berharap ASN memahami kondisi fiskal daerah dan tetap bekerja profesional.

Baca Juga :  Entah Siapa yang Salah dalam Operasi Penertiban Perda Hewan Ternak oleh Satpol PP Kaur, Sapi Milik Warga Mati di Penangkaran

Langkah ini dinilai berani, namun realistis. Di satu sisi, ASN diberi fleksibilitas bekerja. Di sisi lain, mereka diminta berkontribusi dalam penghematan anggaran.

Pemprov Bengkulu optimistis, kombinasi WFA dan efisiensi anggaran dapat menciptakan birokrasi yang lebih ramping, efektif, dan berorientasi hasil.

Ke depan, evaluasi akan menjadi kunci. Jika kebijakan ini mampu menjaga kinerja ASN sekaligus menyehatkan keuangan daerah, Pemprov Bengkulu membuka peluang menjadikannya kebijakan permanen.

Penulis : Windi Junius

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Eks Kadis Pertambangan BU Dietapkan Tsk, Kejati Beri Sinyal Kaut Tsk Baru
Panitia Dibubarkan, Warisan Jamda VII Kaur Diharap Jadi Energi Baru Pembangunan SDM
MoU Bank Tanah Jadi Titik Balik, Bengkulu Bangun Ekonomi dari Aset Sendiri
Pelayanan Publik Bengkulu Berbenah, Gedung BPKB Baru Jadi Simbol Reformasi Layanan
Mars Kota Bengkulu dan Strategi Membangun Identitas Daerah
PH Minta Nilai Objektif, Fakta Sidang Tak Buktikan Eka Kacab Cucofindo Ada Unsur Korupsi
SK Gubernur Jadi Kunci, BPKAD Kebut Administrasi UP OPD Tahun 2026
Awal 2026, Polda Bengkulu Pastikan Harga Beras Aman dan Sesuai Aturan
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 22:59 WIB

Eks Kadis Pertambangan BU Dietapkan Tsk, Kejati Beri Sinyal Kaut Tsk Baru

Rabu, 14 Januari 2026 - 00:14 WIB

Panitia Dibubarkan, Warisan Jamda VII Kaur Diharap Jadi Energi Baru Pembangunan SDM

Selasa, 13 Januari 2026 - 21:37 WIB

MoU Bank Tanah Jadi Titik Balik, Bengkulu Bangun Ekonomi dari Aset Sendiri

Selasa, 13 Januari 2026 - 20:51 WIB

Pelayanan Publik Bengkulu Berbenah, Gedung BPKB Baru Jadi Simbol Reformasi Layanan

Selasa, 13 Januari 2026 - 20:14 WIB

Mars Kota Bengkulu dan Strategi Membangun Identitas Daerah

Berita Terbaru

Walikota  Bengkulu Dedy Wahyudi, menyatakan Mars Kota Bengkulu ditetapkan sebagai lagu wajib dalam acara resmi. Pemkot Bengkulu menilai lagu ini sebagai strategi membangun identitas dan kebersamaan warga

Bengkulu

Mars Kota Bengkulu dan Strategi Membangun Identitas Daerah

Selasa, 13 Jan 2026 - 20:14 WIB