Retreat Merah Putih: Jalan Sunyi Membentuk ASN Beriman dan Berhati Nurani

- Jurnalis

Sabtu, 3 Januari 2026 - 12:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kunjungan subuh Gubernur Helmi Hasan di Retreat Merah Putih Bengkulu menjadi momen refleksi bagi ASN untuk menata iman, niat, dan tanggung jawab dalam melayani masyarakat.

Kunjungan subuh Gubernur Helmi Hasan di Retreat Merah Putih Bengkulu menjadi momen refleksi bagi ASN untuk menata iman, niat, dan tanggung jawab dalam melayani masyarakat.

RAKYATMERAHPUTIH – Di tengah padatnya agenda pemerintahan, Retreat Merah Putih hadir sebagai ruang sunyi untuk merenung. Salah satu momen paling berkesan terjadi pada Sabtu subuh (3/1/2026), saat Gubernur Bengkulu Helmi Hasan menyambangi peserta retreat di Masjid Nurul Islam, Anggut Bawah.

Kunjungan itu bukan sekadar agenda resmi. Di bawah langit pagi yang masih temaram, Helmi mengajak peserta untuk kembali menata niat hidup dan pengabdian. Ia menekankan bahwa iman adalah fondasi utama dalam menjalani peran sebagai aparatur negara.

Menurut Helmi, iman tidak hanya tercermin dalam ibadah ritual, tetapi juga dalam cara bekerja, mengambil keputusan, dan melayani masyarakat. Ia menyebut hijrah sebagai proses penting dalam membangun pribadi yang lebih baik.

Baca Juga :  Prestasi Bawaslu Provinsi Bengkulu dan Makna Penguatan Gakkumdu dalam Demokrasi

“Hijrah itu berani berubah. Berani meninggalkan yang salah menuju yang benar,” ujarnya.

Retreat Merah Putih dirancang sebagai proses pembentukan karakter. Peserta diajak untuk tidak hanya mendengar materi, tetapi juga merenung, berdiskusi, dan merasakan langsung makna kebersamaan serta keikhlasan.

Kelompok 5, yang dipimpin drg. Edriwan Mansyur, menjadi salah satu kelompok yang merasakan dampak kuat dari kegiatan ini. Dengan peserta dari dua dinas berbeda, mereka belajar tentang kerja tim, empati, dan tanggung jawab bersama.

Edriwan mengaku, retreat ini membuka mata banyak peserta tentang pentingnya menjaga iman dalam rutinitas kerja yang sering kali melelahkan.

“Kami diingatkan bahwa iman bisa naik dan turun. Kalau tidak dijaga, amal juga ikut turun,” katanya.

Baca Juga :  Meski di Atas HET, Stok Beras Bengkulu Aman, Operasi Pasar Disiapkan

Ia juga menekankan bahwa Retreat Merah Putih mengajarkan peserta untuk berpikir lebih luas. Tidak hanya soal kepentingan pribadi, tetapi juga kepentingan umat dan masyarakat secara keseluruhan.

Bagi banyak peserta, subuh bersama gubernur itu menjadi pengalaman yang tak terlupakan. Mereka melihat langsung contoh pemimpin yang hadir, mendengar, dan mengajak dengan keteladanan, bukan sekadar instruksi.

Retreat Merah Putih menunjukkan bahwa membangun daerah tidak selalu harus dengan pidato besar atau proyek mahal. Terkadang, perubahan justru lahir dari keheningan subuh, dari doa yang tulus, dan dari keberanian untuk berhijrah menuju kebaikan

Berita Terkait

Eks Kadis Pertambangan BU Dietapkan Tsk, Kejati Beri Sinyal Kaut Tsk Baru
Panitia Dibubarkan, Warisan Jamda VII Kaur Diharap Jadi Energi Baru Pembangunan SDM
MoU Bank Tanah Jadi Titik Balik, Bengkulu Bangun Ekonomi dari Aset Sendiri
Pelayanan Publik Bengkulu Berbenah, Gedung BPKB Baru Jadi Simbol Reformasi Layanan
Mars Kota Bengkulu dan Strategi Membangun Identitas Daerah
PH Minta Nilai Objektif, Fakta Sidang Tak Buktikan Eka Kacab Cucofindo Ada Unsur Korupsi
SK Gubernur Jadi Kunci, BPKAD Kebut Administrasi UP OPD Tahun 2026
Awal 2026, Polda Bengkulu Pastikan Harga Beras Aman dan Sesuai Aturan
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 22:59 WIB

Eks Kadis Pertambangan BU Dietapkan Tsk, Kejati Beri Sinyal Kaut Tsk Baru

Rabu, 14 Januari 2026 - 00:14 WIB

Panitia Dibubarkan, Warisan Jamda VII Kaur Diharap Jadi Energi Baru Pembangunan SDM

Selasa, 13 Januari 2026 - 21:37 WIB

MoU Bank Tanah Jadi Titik Balik, Bengkulu Bangun Ekonomi dari Aset Sendiri

Selasa, 13 Januari 2026 - 20:51 WIB

Pelayanan Publik Bengkulu Berbenah, Gedung BPKB Baru Jadi Simbol Reformasi Layanan

Selasa, 13 Januari 2026 - 20:14 WIB

Mars Kota Bengkulu dan Strategi Membangun Identitas Daerah

Berita Terbaru

Walikota  Bengkulu Dedy Wahyudi, menyatakan Mars Kota Bengkulu ditetapkan sebagai lagu wajib dalam acara resmi. Pemkot Bengkulu menilai lagu ini sebagai strategi membangun identitas dan kebersamaan warga

Bengkulu

Mars Kota Bengkulu dan Strategi Membangun Identitas Daerah

Selasa, 13 Jan 2026 - 20:14 WIB