RAKYATMERAHPUTIH – Wakil Gubernur Bengkulu Ir. Mian mengingatkan seluruh pemerintah kabupaten dan kota agar mulai mengubah pola pengelolaan keuangan daerah. Menurutnya, daerah tidak boleh terus bergantung pada Transfer ke Daerah dan Dana Desa (TKDD), tetapi harus memperkuat Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui berbagai potensi yang dimiliki.
Pesan tersebut disampaikan saat memimpin Rapat Koordinasi Evaluasi Program Pemutihan Pajak Kendaraan Bermotor dan Diskon 50 Persen Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor di Kantor Gubernur Bengkulu, Senin (13/7/2026).
Menurut Mian, program pemutihan pajak kendaraan bukan hanya bertujuan meringankan beban masyarakat, tetapi juga menjadi salah satu strategi meningkatkan penerimaan daerah.
Ia menilai keberhasilan program akan sangat ditentukan oleh dukungan seluruh kepala daerah di kabupaten dan kota. Karena itu, kolaborasi lintas pemerintah menjadi faktor penting agar masyarakat lebih memahami manfaat program tersebut.
“Kerja ini tidak bisa dilakukan sendiri oleh provinsi. Harus berkolaborasi dengan seluruh kabupaten dan kota karena hasilnya juga akan memperkuat APBD provinsi maupun daerah,” katanya.
Mian mengatakan arahan Gubernur Bengkulu sangat jelas, yakni membangun kemandirian fiskal daerah melalui optimalisasi sumber-sumber pendapatan yang sah.
“Arahan Pak Gubernur jelas, kita harus memiliki mindset untuk tidak hanya bergantung pada dana transfer pusat, tetapi juga mampu menggali potensi pendapatan daerah sesuai regulasi,” tegasnya.
Menurut Mian, peningkatan PAD akan memberikan ruang fiskal yang lebih besar bagi pemerintah daerah dalam membiayai pembangunan, pelayanan publik, hingga program kesejahteraan masyarakat.
Salah satu instrumen yang kini sedang dioptimalkan adalah program pemutihan pajak kendaraan dan diskon biaya balik nama kendaraan yang masih berlangsung hingga akhir Agustus 2026.
Pemerintah Provinsi Bengkulu berharap seluruh kepala daerah ikut aktif menyosialisasikan program tersebut agar jumlah wajib pajak yang memanfaatkan insentif semakin meningkat. Dengan begitu, target penerimaan daerah dapat tercapai sekaligus memperkuat kemampuan fiskal pemerintah daerah di seluruh Bengkulu.









