Mian Dorong Daerah Kurangi Ketergantungan Dana Pusat, PAD Harus Jadi Kekuatan Baru Bengkulu

- Jurnalis

Senin, 13 Juli 2026 - 20:14 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

RAKYATMERAHPUTIH – Wakil Gubernur Bengkulu Ir. Mian mengingatkan seluruh pemerintah kabupaten dan kota agar mulai mengubah pola pengelolaan keuangan daerah. Menurutnya, daerah tidak boleh terus bergantung pada Transfer ke Daerah dan Dana Desa (TKDD), tetapi harus memperkuat Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui berbagai potensi yang dimiliki.

Pesan tersebut disampaikan saat memimpin Rapat Koordinasi Evaluasi Program Pemutihan Pajak Kendaraan Bermotor dan Diskon 50 Persen Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor di Kantor Gubernur Bengkulu, Senin (13/7/2026).

Menurut Mian, program pemutihan pajak kendaraan bukan hanya bertujuan meringankan beban masyarakat, tetapi juga menjadi salah satu strategi meningkatkan penerimaan daerah.

Baca Juga :  Yuan Degama Hadiri Doa Bersama dan Santunan Anak Yatim, Tegaskan Kepedulian Sosial

Ia menilai keberhasilan program akan sangat ditentukan oleh dukungan seluruh kepala daerah di kabupaten dan kota. Karena itu, kolaborasi lintas pemerintah menjadi faktor penting agar masyarakat lebih memahami manfaat program tersebut.

“Kerja ini tidak bisa dilakukan sendiri oleh provinsi. Harus berkolaborasi dengan seluruh kabupaten dan kota karena hasilnya juga akan memperkuat APBD provinsi maupun daerah,” katanya.

Mian mengatakan arahan Gubernur Bengkulu sangat jelas, yakni membangun kemandirian fiskal daerah melalui optimalisasi sumber-sumber pendapatan yang sah.

“Arahan Pak Gubernur jelas, kita harus memiliki mindset untuk tidak hanya bergantung pada dana transfer pusat, tetapi juga mampu menggali potensi pendapatan daerah sesuai regulasi,” tegasnya.

Baca Juga :  Dukung Program Bantu Rakyat Helmi-Mian, Disnakertrans Salurkan Tiga Sapi Kurban

Menurut Mian, peningkatan PAD akan memberikan ruang fiskal yang lebih besar bagi pemerintah daerah dalam membiayai pembangunan, pelayanan publik, hingga program kesejahteraan masyarakat.

Salah satu instrumen yang kini sedang dioptimalkan adalah program pemutihan pajak kendaraan dan diskon biaya balik nama kendaraan yang masih berlangsung hingga akhir Agustus 2026.

Pemerintah Provinsi Bengkulu berharap seluruh kepala daerah ikut aktif menyosialisasikan program tersebut agar jumlah wajib pajak yang memanfaatkan insentif semakin meningkat. Dengan begitu, target penerimaan daerah dapat tercapai sekaligus memperkuat kemampuan fiskal pemerintah daerah di seluruh Bengkulu.

Berita Terkait

 Keluarga ASN yang Harmonis Jadi Perhatian DWP Bengkulu
Bekal dari Pelabuhan untuk Kampus, GM Pelindo Bengkulu Ajak Mahasiswa UNIB Bermimpi Besar
Dorong Tata Kelola Transparan, Kejati Bengkulu dan Pelindo Lanjutkan Kerja Sama Hukum
Pemprov Bengkulu Matangkan Verval KDMP, Siapkan Penandatanganan Serentak
Kekerasan Anak Tak Hanya Luka Fisik, Kejati Bengkulu Ajak Masyarakat Lebih Peka
Truk Batu Bara Tak Lewat Padang Serai, Pemprov Bengkulu Siapkan Kajian Jalur Khusus
Stok Pemerintah Makin Kuat, BULOG Genjot Penyerapan Hasil Panen Petani
PHRI Bengkulu Warning Satpol PP soal Sidak Hotel: Jangan Tanya Izin di Lapangan
Berita ini 32 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:14 WIB

 Keluarga ASN yang Harmonis Jadi Perhatian DWP Bengkulu

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:34 WIB

Bekal dari Pelabuhan untuk Kampus, GM Pelindo Bengkulu Ajak Mahasiswa UNIB Bermimpi Besar

Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:05 WIB

Dorong Tata Kelola Transparan, Kejati Bengkulu dan Pelindo Lanjutkan Kerja Sama Hukum

Senin, 19 Oktober 2026 - 18:38 WIB

Pemprov Bengkulu Matangkan Verval KDMP, Siapkan Penandatanganan Serentak

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:35 WIB

Kekerasan Anak Tak Hanya Luka Fisik, Kejati Bengkulu Ajak Masyarakat Lebih Peka

Berita Terbaru

Bengkulu

 Keluarga ASN yang Harmonis Jadi Perhatian DWP Bengkulu

Selasa, 27 Okt 2026 - 16:14 WIB