Banjir Bengkulu Dipicu Hujan Deras dan Kiriman Air, Warga Desak Normalisasi Sungai

- Jurnalis

Senin, 6 April 2026 - 18:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RAKYATMERAHPUTIH – Banjir yang merendam Kota Bengkulu sejak Minggu malam 5 April 2026 diduga terjadi akibat kombinasi hujan deras dan kiriman air dari wilayah kabupaten tetangga.

Fenomena ini menyebabkan debit air meningkat secara cepat dan meluap ke permukiman warga di berbagai kelurahan.

Warga Kelurahan Tanjung Jaya, Herman, menjelaskan bahwa hujan dengan intensitas tinggi menjadi pemicu utama, namun kondisi diperparah oleh aliran air dari daerah lain.

“Selain hujan deras, ada juga kiriman air dari kabupaten tetangga yang membuat debit air meningkat dan akhirnya meluap ke permukiman,” ujarnya.

Kondisi ini menunjukkan bahwa persoalan banjir di Kota Bengkulu tidak hanya bersifat lokal, tetapi juga dipengaruhi sistem aliran air antarwilayah.

Baca Juga :  BPK Tegaskan LHP Bukan Sekadar Temuan, Tapi Alarm Perbaikan Tata Kelola Daerah

Warga menilai salah satu penyebab banjir yang terus berulang adalah kondisi Sungai Air Bengkulu yang tidak optimal dalam menampung debit air.

Pendangkalan sungai dan aliran yang tidak lancar membuat air mudah meluap saat hujan deras terjadi.

Karena itu, masyarakat mendesak pemerintah untuk segera melakukan pengerukan atau normalisasi sungai sebagai solusi jangka panjang.

Menurut warga, langkah ini penting untuk mengurangi risiko banjir di masa mendatang, terutama saat musim hujan dengan intensitas tinggi.

Selain normalisasi sungai, warga juga berharap adanya perbaikan sistem drainase di kawasan permukiman, agar air tidak cepat menggenang.

Banjir kali ini juga menjadi bukti bahwa infrastruktur pengendalian air di Kota Bengkulu masih perlu ditingkatkan.

Baca Juga :  Teror Jalanan Kembali : Gerombolan Bermotor Menguasai Kota, Berikut Jumlah Aksi Teror 2 Tahun Terakir 

Sejumlah wilayah seperti Tanjung Jaya, Tanjung Agung, Rawa Makmur, hingga Lingkar Barat menjadi langganan banjir setiap kali hujan deras turun.

Hal ini menimbulkan kerugian tidak hanya secara materi, tetapi juga mengganggu aktivitas ekonomi masyarakat.

Banyak warga tidak bisa bekerja, sementara usaha kecil terpaksa berhenti karena akses terendam air.

Situasi ini menuntut adanya kebijakan yang lebih terintegrasi antara pemerintah kota, provinsi, hingga kabupaten sekitar dalam mengelola aliran air.

Dengan demikian, penanganan banjir tidak hanya bersifat sementara, tetapi mampu memberikan solusi jangka panjang yang berkelanjutan.

Banjir Bengkulu kali ini menjadi peringatan penting bahwa perubahan cuaca ekstrem harus diantisipasi dengan kesiapan infrastruktur yang memadai.

Penulis : Windi Junius

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Stok Beras Nasional Lampaui 5 Juta Ton, Indonesia Makin Siap Hadapi Gejolak Pangan
Gerindra Seluma: Keputusan Presiden Ganti Kepala BGN Demi Sukseskan Program MBG
Kapolda: Tidak Ada Ruang Bagi Pelaku Kejahatan, 324 Kasus 3C Diungkap 
KUHAP Baru Polres Mukomuko Sosialisasikan Perubahan Besar Sistem Peradilan
Final Sesama Atlet Polri, Bukti Kekuatan Indonesia di SEA Police Badminton Championship 2026
Pemprov Bengkulu Ancam Laporkan PKS yang Abaikan Harga Sawit Resmi
PSI Bengkulu Kejar Pembentukan Pengurus Hingga Kecamatan, Target Tuntas Sebelum Pelantikan
Petani Sawit Bisa Bernapas Lega, Perusahaan Sepakat Beli TBS Rp3.465 Per Kilogram
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 20:48 WIB

Stok Beras Nasional Lampaui 5 Juta Ton, Indonesia Makin Siap Hadapi Gejolak Pangan

Selasa, 2 Juni 2026 - 23:29 WIB

Gerindra Seluma: Keputusan Presiden Ganti Kepala BGN Demi Sukseskan Program MBG

Selasa, 2 Juni 2026 - 13:49 WIB

Kapolda: Tidak Ada Ruang Bagi Pelaku Kejahatan, 324 Kasus 3C Diungkap 

Selasa, 2 Juni 2026 - 13:08 WIB

KUHAP Baru Polres Mukomuko Sosialisasikan Perubahan Besar Sistem Peradilan

Senin, 1 Juni 2026 - 08:00 WIB

Final Sesama Atlet Polri, Bukti Kekuatan Indonesia di SEA Police Badminton Championship 2026

Berita Terbaru