CFN Belungguk Point Dongkrak UMKM, Malam Minggu Jadi Ladang Rezeki

- Jurnalis

Minggu, 11 Januari 2026 - 23:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RAKYATMERAHPUTIH – Hiruk pikuk Car Free Night (CFN) di Belungguk Point bukan hanya soal nongkrong. Di balik ramainya anak muda dan pengunjung, geliat ekonomi kecil ikut bergerak. Puluhan pelaku UMKM memanfaatkan momentum ini untuk mencari nafkah.

Deretan pedagang kuliner tampak berjejer rapi. Mulai dari jajanan tradisional, minuman kekinian, hingga makanan ringan favorit Gen Z. Malam Minggu yang dulu sepi, kini berubah menjadi “pasar malam modern”.

Salah satu pedagang mengaku omzetnya meningkat sejak CFN rutin digelar.

“Kalau malam Minggu bisa dua kali lipat dibanding hari biasa. Ramai terus sampai malam,” katanya.

Baca Juga :  Plt Kasat Pol PP Kaur Terjun Langsung Tegakkan Perda Hewan Ternak

Antusiasme pengunjung membuat perputaran uang terjadi cepat. Anak muda yang datang nongkrong hampir selalu membeli makanan atau minuman. Ini menjadi keuntungan besar bagi UMKM lokal.

Sofia Andesta mengaku CFN membuatnya lebih sering jajan produk lokal.

“Banyak pilihan, harganya juga terjangkau. Jadi sekalian nongkrong, sekalian jajan,” ujarnya.

Pemerintah Kota Bengkulu melihat CFN sebagai strategi menghidupkan ekonomi rakyat. Wali Kota Dedy Wahyudi mendorong agar ruang publik tidak hanya menjadi tempat rekreasi, tetapi juga sumber penghidupan bagi masyarakat kecil.

Konsep ini dinilai tepat. UMKM tidak perlu menyewa tempat mahal. Cukup memanfaatkan ruang publik yang tertata, mereka sudah bisa menjangkau pasar yang luas.

Baca Juga :  Membongkar Praktik Lama: Pola Penyimpangan Anggaran Perjalanan Dinas yang Diungkap di Persidangan

Selain berdampak ekonomi, CFN juga menciptakan rasa aman dan nyaman. Pengaturan lalu lintas, kebersihan, dan keamanan membuat pengunjung betah berlama-lama.

Dengan kombinasi ruang publik, hiburan, dan ekonomi rakyat, CFN Belungguk Point kini menjadi contoh bagaimana kota bisa hidup di malam hari tanpa kehilangan identitas dan keteraturan.

Malam Minggu di Bengkulu tak lagi sekadar lewat. Ia kini menjadi denyut ekonomi baru bagi warga kota.

 

 

Berita Terkait

Eks Kadis Pertambangan BU Dietapkan Tsk, Kejati Beri Sinyal Kaut Tsk Baru
Panitia Dibubarkan, Warisan Jamda VII Kaur Diharap Jadi Energi Baru Pembangunan SDM
MoU Bank Tanah Jadi Titik Balik, Bengkulu Bangun Ekonomi dari Aset Sendiri
Pelayanan Publik Bengkulu Berbenah, Gedung BPKB Baru Jadi Simbol Reformasi Layanan
Mars Kota Bengkulu dan Strategi Membangun Identitas Daerah
PH Minta Nilai Objektif, Fakta Sidang Tak Buktikan Eka Kacab Cucofindo Ada Unsur Korupsi
SK Gubernur Jadi Kunci, BPKAD Kebut Administrasi UP OPD Tahun 2026
Awal 2026, Polda Bengkulu Pastikan Harga Beras Aman dan Sesuai Aturan
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 22:59 WIB

Eks Kadis Pertambangan BU Dietapkan Tsk, Kejati Beri Sinyal Kaut Tsk Baru

Rabu, 14 Januari 2026 - 00:14 WIB

Panitia Dibubarkan, Warisan Jamda VII Kaur Diharap Jadi Energi Baru Pembangunan SDM

Selasa, 13 Januari 2026 - 21:37 WIB

MoU Bank Tanah Jadi Titik Balik, Bengkulu Bangun Ekonomi dari Aset Sendiri

Selasa, 13 Januari 2026 - 20:51 WIB

Pelayanan Publik Bengkulu Berbenah, Gedung BPKB Baru Jadi Simbol Reformasi Layanan

Selasa, 13 Januari 2026 - 20:14 WIB

Mars Kota Bengkulu dan Strategi Membangun Identitas Daerah

Berita Terbaru

Walikota  Bengkulu Dedy Wahyudi, menyatakan Mars Kota Bengkulu ditetapkan sebagai lagu wajib dalam acara resmi. Pemkot Bengkulu menilai lagu ini sebagai strategi membangun identitas dan kebersamaan warga

Bengkulu

Mars Kota Bengkulu dan Strategi Membangun Identitas Daerah

Selasa, 13 Jan 2026 - 20:14 WIB