RAKYATMERAHPUTIH – Penetapan pemenang Lomba Satu Desa Satu Hektar Jagung dan Penanaman Cabai Tahun 2025 menjadi gambaran nyata bahwa desa memiliki peran strategis dalam menopang ketahanan pangan daerah. Desa Pelajaran II, Kabupaten Kaur, menjadi salah satu contoh keberhasilan program tersebut.
Melalui keputusan resmi Pemerintah Provinsi Bengkulu, sejumlah desa dinyatakan berprestasi berkat konsistensi mengelola pertanian berbasis potensi lokal. Desa Pelajaran II berhasil menempati posisi Juara II, sementara Desa Tanah Hitam keluar sebagai juara utama.
Tak hanya fokus pada hasil panen, lomba ini juga menilai inovasi dan keberlanjutan. Untuk kategori Desa Inovatif Teknologi Budidaya Jagung Terbaik, penghargaan diberikan kepada Desa Betungan, Kecamatan Selebar, Kota Bengkulu.
Besaran uang pembinaan yang diberikan pun cukup signifikan, mulai dari Rp1 miliar untuk Juara I, Rp500 juta untuk Juara II, hingga Rp250 juta untuk Juara III. Sementara juara harapan dan pemenang lomba cabai menerima puluhan juta rupiah.
Pemerintah Provinsi Bengkulu berharap program ini terus berlanjut dan menjadi motor penggerak ekonomi desa. Dengan meningkatnya produksi jagung dan cabai, desa tidak hanya berkontribusi pada ketersediaan pangan, tetapi juga membantu menekan gejolak harga di pasaran.
Ke depan, desa-desa di Bengkulu diharapkan menjadikan keberhasilan Desa Pelajaran II sebagai inspirasi bahwa dengan kepemimpinan yang kuat dan partisipasi masyarakat, desa mampu naik kelas dan menjadi pilar penting pembangunan daerah.
Penulis : Windi Junius
Editor : Redaksi









