RAKYATMERAHPUTIH – Bersandarnya MV Bengawan Mas di Pelabuhan Pulau Baai bukan hanya disambut otoritas pelabuhan, tetapi juga menjadi harapan baru bagi masyarakat Bengkulu. Setelah berbulan-bulan terganggu akibat pendangkalan alur, aktivitas pelayaran kembali menunjukkan tanda-tanda normal.
Kapal peti kemas yang datang dari Tanjung Priok itu membawa logistik bahan pokok yang selama ini menjadi kebutuhan utama masyarakat. Selama pelabuhan terganggu, distribusi barang harus dialihkan melalui jalur darat dan pelabuhan lain, yang berdampak pada biaya logistik dan harga barang.
“Kami berharap dengan kapal sudah bisa masuk, harga-harga bisa kembali stabil,” ujar salah seorang pelaku usaha ritel di Bengkulu.
Captain Wahyudin selaku nakhoda kapal menyatakan rasa optimistisnya terhadap Pulau Baai. Meski masih ada keterbatasan lebar alur, ia menilai potensi pelabuhan ini sangat besar jika pengerukan terus dilanjutkan.
Pelindo dan KSOP Bengkulu pun menegaskan komitmen mereka untuk menyelesaikan normalisasi alur hingga benar-benar optimal. Dengan kembalinya aktivitas bongkar muat, sektor perdagangan, jasa, hingga tenaga kerja di sekitar pelabuhan diharapkan kembali menggeliat.
“Dengan normalisasi alur ini, kita berharap perekonomian Bengkulu kembali berjalan normal,” pungkas Petrus.
Penulis : Windi Junius
Editor : Redaksi









