RAKYARMERAHPUTIH – Kebijakan efisiensi anggaran menjadi sorotan dalam kepengurusan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Bengkulu periode 2025–2029. Seluruh pengurus dipastikan tidak akan menerima gaji, sebuah langkah yang langsung mendapat apresiasi dari Gubernur Bengkulu Helmi Hasan.
Menurut Helmi Hasan, keputusan tersebut menunjukkan komitmen kuat KONI Bengkulu dalam menempatkan atlet sebagai prioritas utama. Anggaran olahraga daerah yang terbatas, kata dia, harus dikelola secara cermat agar benar-benar berdampak pada peningkatan prestasi.
“Kalau anggaran difokuskan untuk atlet, pelatih, dan pembinaan, maka hasilnya akan lebih terasa. Kebijakan ini patut diapresiasi,” ujar Helmi.
Gubernur Helmi Hasan menilai, langkah tersebut sejalan dengan kebijakan efisiensi anggaran yang diterapkan pemerintah daerah. Dalam kondisi fiskal yang menuntut kehati-hatian, setiap rupiah APBD harus memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, termasuk di sektor olahraga.
Helmi juga menekankan pentingnya pengawasan dan akuntabilitas dalam penggunaan anggaran KONI. Tanpa beban gaji pengurus, publik diharapkan dapat melihat secara lebih jelas bahwa dana benar-benar dialokasikan untuk kepentingan atlet.
Sementara itu Ketua Umum KONI Provinsi Bengkulu Teuku Zulkarnain mengungkapkan, keputusan tidak menggaji pengurus diambil setelah dilakukan kajian mendalam terhadap struktur anggaran. Ia menilai, kebutuhan terbesar olahraga Bengkulu saat ini bukan pada operasional organisasi, melainkan pada peningkatan kualitas atlet.
“Kami mohon maaf, ini bagian dari pembenahan. Seluruh pengurus tidak akan digaji. Anggaran kami arahkan untuk pelatihan, pemusatan latihan, dan kebutuhan atlet,” kata Teuku.
Ia menjelaskan, selama ini masih banyak cabang olahraga yang mengalami keterbatasan fasilitas latihan dan minimnya kesempatan try out. Dengan kebijakan baru ini, KONI berharap dapat memperluas jangkauan pembinaan dan memberi dukungan lebih merata kepada atlet.
KONI Bengkulu menyatakan siap membuka ruang transparansi kepada pemerintah dan masyarakat. Dengan tata kelola yang lebih sederhana dan fokus pada pembinaan, organisasi ini menargetkan peningkatan prestasi atlet Bengkulu pada berbagai ajang nasional.
Penulis : Windi Junius
Editor : Redaksi









