RAKYATMERAHPUTIH – Rencana pembangunan lapangan tembak berstandar nasional menjadi salah satu agenda penting Pengprov Perbakin Bengkulu periode 2024–2028. Hal ini mengemuka dalam audiensi Pengprov Perbakin Bengkulu bersama Ketua KONI Provinsi Bengkulu, Teuku Zulkarnain, Selasa (27/1/2026).
Ketua Umum Pengprov Perbakin Bengkulu, Jeffri Subarkah, menyampaikan bahwa saat ini Perbakin Bengkulu masih menggunakan gedung pinjam pakai dari Pemerintah Provinsi Bengkulu sebagai tempat latihan atlet.
“Untuk sementara, kita menggunakan gedung pinjam pakai dari pemerintah daerah yang difungsikan sebagai lapangan tembak,” ujar Jeffri.
Namun, menurut Jeffri, fasilitas tersebut masih terbatas dan belum sepenuhnya memenuhi standar nasional. Karena itu, Perbakin Bengkulu mendorong pembangunan lapangan tembak yang lebih representatif agar pembinaan atlet dapat berjalan maksimal.
Dukungan datang dari Teuku Zulkarnain yang menyatakan siap mendukung penuh program kerja Perbakin Bengkulu, termasuk pembangunan sarana olahraga.
“Kita dukung program kerja Perbakin Bengkulu. Harapan kita, pada PON nanti cabang olahraga menembak memperoleh medali emas,” kata Teuku.
Teuku menilai bahwa fasilitas olahraga merupakan faktor penting dalam mencetak atlet berprestasi. Tanpa sarana latihan yang memadai, atlet akan kesulitan mengembangkan kemampuan secara optimal.
Ia juga menyebut bahwa pembangunan lapangan tembak tidak hanya bermanfaat bagi atlet, tetapi juga dapat menjadi pusat kegiatan olahraga menembak di Bengkulu. Dengan demikian, olahraga ini bisa semakin dikenal masyarakat luas.
Jeffri menambahkan bahwa Gubernur Bengkulu telah menyatakan dukungan terhadap rencana tersebut. Menurutnya, pembangunan lapangan tembak standar nasional akan menjadi tonggak penting bagi perkembangan olahraga menembak di daerah.
“Saat audiensi dengan Gubernur, beliau mendukung pembangunan lapangan tembak standar nasional. Harapan ke depan Bengkulu menjadi bermartabat melalui olahraga menembak,” ujar Jeffri.
Selain untuk latihan atlet, lapangan tembak juga direncanakan sebagai tempat penyelenggaraan kejuaraan tingkat regional dan nasional. Dengan begitu, Bengkulu dapat menjadi tuan rumah berbagai event olahraga menembak.
Teuku Zulkarnain menilai bahwa langkah ini sejalan dengan visi meningkatkan prestasi olahraga daerah sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi melalui kegiatan olahraga.
“Jika fasilitas tersedia, kita bisa menggelar kejuaraan. Ini bukan hanya soal prestasi, tapi juga menggerakkan sektor lain seperti pariwisata dan UMKM,” ujarnya.
Audiensi tersebut ditutup dengan penyerahan plakat dari Pengprov Perbakin Bengkulu kepada Teuku Zulkarnain sebagai simbol sinergi antara dunia olahraga dan pemerintah daerah.
Dengan adanya dukungan politik, pembinaan atlet yang terarah, serta rencana pembangunan lapangan tembak standar nasional, Perbakin Bengkulu optimistis dapat membawa olahraga menembak ke level yang lebih tinggi. Bengkulu pun diharapkan mampu tampil sebagai daerah yang diperhitungkan dalam cabang olahraga menembak di tingkat nasional.









