Tahun 2026 Pemprov Bengkulu Siapkan Drainase dan Jalan Rawa Makmur Lebih Tinggi

- Jurnalis

Minggu, 4 Januari 2026 - 18:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemprov Bengkulu memastikan hak kontraktor tetap dibayar sesuai hasil audit BPK dan BPKP untuk mencegah kelebihan bayar.

Pemprov Bengkulu memastikan hak kontraktor tetap dibayar sesuai hasil audit BPK dan BPKP untuk mencegah kelebihan bayar.

RAKYATMERAHPUTIH – Tahun 2026 disebut Gubernur Bengkulu Helmi Hasan sebagai momentum penting penataan kawasan Rawa Makmur. Setelah fokus membangun jalan antar kabupaten, pemerintah provinsi kini mengalihkan sebagian perhatian pada infrastruktur lingkungan yang selama ini terabaikan.

Rawa Makmur menjadi salah satu contoh kawasan yang membutuhkan penanganan serius. Kondisi drainase yang tidak memadai membuat wilayah ini kerap tergenang saat hujan deras.

“Kita memang fokus pembangunan jalan di kabupaten-kabupaten. Tapi tahun 2026 ini, drainase akan kita bagusi dan jalan akan kita tingkatkan di Rawa Makmur,” ujar Helmi.

Baca Juga :  Eks Kadis Pertambangan BU Dietapkan Tsk, Kejati Beri Sinyal Kaut Tsk Baru

Helmi mengatakan, peningkatan infrastruktur di kawasan rawa memerlukan pendekatan khusus. Karakter tanah yang labil dan rendah menuntut desain drainase dan jalan yang lebih kuat dan adaptif.

Pemerintah Provinsi Bengkulu telah meminta jajaran teknis untuk menyiapkan perencanaan yang realistis dan sesuai kondisi lapangan. Proyek tidak hanya mengejar tampilan fisik, tetapi juga ketahanan jangka panjang.

Menurut Helmi, pembangunan drainase yang baik akan memberi efek domino positif. Genangan berkurang, jalan lebih awet, aktivitas ekonomi warga lancar, dan kualitas lingkungan meningkat.

Baca Juga :  Wagub Mian Tekankan Pengawasan Ketat Proyek Menjelang Akhir Tahun

Ia juga menekankan pentingnya sinkronisasi antara pemerintah provinsi dan pemerintah kota agar pembangunan berjalan efektif. Penanganan banjir, kata dia, tidak bisa dilakukan secara parsial.

“Kita ingin ini tuntas. Bukan setahun dua tahun, tapi benar-benar selesai,” ujarnya.

Dengan langkah ini, Pemprov Bengkulu berharap Rawa Makmur dapat berubah dari kawasan langganan banjir menjadi lingkungan permukiman yang lebih aman dan nyaman.

Helmi menegaskan, arah pembangunan ke depan akan semakin berpihak pada kebutuhan riil masyarakat. Infrastruktur bukan hanya simbol pembangunan, tetapi fondasi kesejahteraan.

Berita Terkait

Eks Kadis Pertambangan BU Dietapkan Tsk, Kejati Beri Sinyal Kaut Tsk Baru
Panitia Dibubarkan, Warisan Jamda VII Kaur Diharap Jadi Energi Baru Pembangunan SDM
MoU Bank Tanah Jadi Titik Balik, Bengkulu Bangun Ekonomi dari Aset Sendiri
Pelayanan Publik Bengkulu Berbenah, Gedung BPKB Baru Jadi Simbol Reformasi Layanan
Mars Kota Bengkulu dan Strategi Membangun Identitas Daerah
PH Minta Nilai Objektif, Fakta Sidang Tak Buktikan Eka Kacab Cucofindo Ada Unsur Korupsi
SK Gubernur Jadi Kunci, BPKAD Kebut Administrasi UP OPD Tahun 2026
Awal 2026, Polda Bengkulu Pastikan Harga Beras Aman dan Sesuai Aturan
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 22:59 WIB

Eks Kadis Pertambangan BU Dietapkan Tsk, Kejati Beri Sinyal Kaut Tsk Baru

Rabu, 14 Januari 2026 - 00:14 WIB

Panitia Dibubarkan, Warisan Jamda VII Kaur Diharap Jadi Energi Baru Pembangunan SDM

Selasa, 13 Januari 2026 - 21:37 WIB

MoU Bank Tanah Jadi Titik Balik, Bengkulu Bangun Ekonomi dari Aset Sendiri

Selasa, 13 Januari 2026 - 20:51 WIB

Pelayanan Publik Bengkulu Berbenah, Gedung BPKB Baru Jadi Simbol Reformasi Layanan

Selasa, 13 Januari 2026 - 20:14 WIB

Mars Kota Bengkulu dan Strategi Membangun Identitas Daerah

Berita Terbaru

Walikota  Bengkulu Dedy Wahyudi, menyatakan Mars Kota Bengkulu ditetapkan sebagai lagu wajib dalam acara resmi. Pemkot Bengkulu menilai lagu ini sebagai strategi membangun identitas dan kebersamaan warga

Bengkulu

Mars Kota Bengkulu dan Strategi Membangun Identitas Daerah

Selasa, 13 Jan 2026 - 20:14 WIB