RAKYATMETAHPUTIH – Penguatan ekonomi kerakyatan berbasis desa terus menjadi fokus utama pemerintah pusat melalui percepatan pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di berbagai daerah.
Menteri Koordinator Bidang Pangan RI, Zulkifli Hasan, mengatakan bahwa koperasi desa kini menjadi instrumen penting dalam mendorong kesejahteraan masyarakat dan memperkuat perekonomian dari tingkat bawah.
Menurut Zulhas, keberhasilan pembangunan koperasi desa tidak lepas dari dukungan besar aparat di lapangan, khususnya TNI melalui peran aktif para Babinsa yang membantu percepatan pembangunan.
“Kita harus akui, tanpa bantuan TNI, khususnya para Babinsa sebagai pejuang pembangunan, tidak mungkin kita bisa membangun koperasi desa sebanyak ini,” kata Zulhas, Jumat (01/04/2026).
Ia menyebutkan, hingga awal Mei 2026, hampir 35 ribu koperasi desa telah berdiri di berbagai wilayah Indonesia. Angka tersebut menunjukkan keseriusan pemerintah dalam menjadikan koperasi sebagai kekuatan utama ekonomi rakyat.
“Oleh karena itu, kami sangat berterima kasih kepada TNI, mulai dari Danrem, Dandim, sampai Babinsa. Ini kerja besar,” ujarnya.
Tak hanya TNI, lanjut Zulhas, pemerintah daerah juga disebut memiliki peran penting, terutama dalam penyediaan lahan untuk pembangunan koperasi desa.
“Kita juga berterima kasih kepada pemerintah daerah yang sudah menyiapkan lahan. Ini sinergi luar biasa,” tambahnya.
Ia berharap Koperasi Merah Putih dapat menjadi pusat pertumbuhan ekonomi desa, tempat masyarakat memperoleh akses pembiayaan usaha, pengembangan UMKM, hingga peningkatan kesejahteraan secara berkelanjutan.
“Mudah-mudahan koperasi ini bisa kita percepat dan benar-benar menjadi wadah ekonomi kerakyatan,” tutupnya.









