Harga Plastik Melonjak, Pemerintah Sarankan UMKM Bengkulu Beralih ke Kemasan Ramah Lingkungan

- Jurnalis

Jumat, 17 April 2026 - 19:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPAIKAN: Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Bengkulu, Desman Siboro, sampaikan pelaku usaha beralih ke kemasan ramah lingkungan seperti daun pisang sebagai solusi hemat dan berkelanjutan. (Jumat-17-04-2026)--FOTO: HANDI//MBG.

SAMPAIKAN: Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Bengkulu, Desman Siboro, sampaikan pelaku usaha beralih ke kemasan ramah lingkungan seperti daun pisang sebagai solusi hemat dan berkelanjutan. (Jumat-17-04-2026)--FOTO: HANDI//MBG.

RAKYARMERAHPUTIH – Kenaikan harga plastik di pasaran mulai dirasakan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Provinsi Bengkulu. Kondisi ini bahkan menjadi salah satu keluhan utama yang muncul dari pelaku usaha di lapangan.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Bengkulu, Desman Siboro, mengungkapkan bahwa lonjakan harga plastik tidak terjadi secara tiba-tiba, melainkan dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk pasokan bahan baku yang bergantung dari luar daerah.

“Memang benar, dari hasil survei di lapangan, pelaku usaha mengeluhkan harga plastik yang sudah sangat tinggi. Hal ini karena sebagian besar pasokan berasal dari luar daerah, seperti Pulau Jawa, bahkan ada yang impor,” ujar Desman, Jumat 17April 2026.

Menurutnya, kondisi global juga ikut memperparah situasi. Konflik yang terjadi di kawasan Timur Tengah disebut berdampak pada rantai distribusi bahan baku, termasuk plastik, sehingga harga ikut terdongkrak.

Baca Juga :  Pemkot Bengkulu Siapkan Teguran, Black Rock Terancam Ditindak Tegas Jika Terbukti Langgar Aturan

“Kondisi geopolitik saat ini juga berpengaruh, sehingga harga bahan baku, termasuk plastik, mengalami kenaikan,” jelasnya.

Dampak dari kenaikan ini langsung dirasakan oleh pelaku UMKM, terutama yang bergerak di sektor makanan dan minuman. Plastik yang selama ini menjadi bahan utama kemasan, kini menjadi beban tambahan biaya produksi.

Untuk menyikapi kondisi tersebut, Disperindag Bengkulu mulai mendorong pelaku usaha agar tidak terus bergantung pada plastik. Salah satu langkah yang disarankan adalah beralih ke bahan kemasan alternatif yang lebih ramah lingkungan.

“Solusinya, pelaku usaha bisa mencari alternatif pengganti plastik. Misalnya menggunakan daun pisang atau daun lainnya yang aman dan sehat untuk membungkus makanan,” kata Desman.

Baca Juga :  PHRI Bengkulu Perkuat Konsolidasi, Siap Jadi Mitra Strategis Pemerintah dan Pelaku Usaha

Ia menilai, penggunaan bahan alami seperti daun pisang bukan hanya lebih murah, tetapi juga memiliki nilai tambah dari sisi kesehatan dan ramah lingkungan. Bahkan, kemasan tradisional ini dinilai bisa meningkatkan daya tarik produk di mata konsumen.

“Contohnya seperti tahu dan tempe yang selama ini banyak menggunakan plastik. Ini bisa dialihkan menggunakan daun pisang atau daun lebar lainnya yang lebih alami,” tambahnya.

Selain mengurangi biaya, penggunaan kemasan alami juga dinilai sejalan dengan tren konsumen saat ini yang mulai peduli terhadap isu lingkungan dan keberlanjutan.

Desman menegaskan, kondisi ini bisa menjadi momentum bagi pelaku UMKM di Bengkulu untuk bertransformasi. Ketergantungan terhadap plastik dapat mulai dikurangi, sekaligus membuka peluang inovasi dalam pengemasan produk.

Penulis : Handi Pratama

Editor : Windi Junius

Berita Terkait

Imigrasi Bengkulu Bentuk 9 Kelurahan Binaan untuk Perkuat Pencegahan TPPO dan TPPM
Uji Makalah Jadi Penentu Awal, Calon Karo Hukum Diminta Tawarkan Gagasan Terbaik
JPU Minta Latifa Ditahan Usai Dituntut 4,5 Tahun Penjara
Jaksa Nilai Latifa Terbukti Gelapkan Dana Perusahaan, Tuntut 4,5 Tahun Penjara
Akui Pakai Uang Perusahaan, Latifa Dituntut 4,5 Tahun Penjara
Sidang Korupsi GOR Kepahiang, Kuasa Hukum Nilai Perkara Hanya Salah Administrasi
Kaesang Datang ke Bengkulu, PSI Perkuat Fondasi Politik Jelang Pemilu 2029
PERBASI Dorong Pemerintah Perkuat Pembinaan Basket Jelang Porprov
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 19:43 WIB

Imigrasi Bengkulu Bentuk 9 Kelurahan Binaan untuk Perkuat Pencegahan TPPO dan TPPM

Senin, 27 Juli 2026 - 18:55 WIB

Uji Makalah Jadi Penentu Awal, Calon Karo Hukum Diminta Tawarkan Gagasan Terbaik

Selasa, 21 Juli 2026 - 23:39 WIB

JPU Minta Latifa Ditahan Usai Dituntut 4,5 Tahun Penjara

Selasa, 21 Juli 2026 - 23:37 WIB

Jaksa Nilai Latifa Terbukti Gelapkan Dana Perusahaan, Tuntut 4,5 Tahun Penjara

Selasa, 21 Juli 2026 - 23:29 WIB

Akui Pakai Uang Perusahaan, Latifa Dituntut 4,5 Tahun Penjara

Berita Terbaru

Bengkulu

JPU Minta Latifa Ditahan Usai Dituntut 4,5 Tahun Penjara

Selasa, 21 Jul 2026 - 23:39 WIB

Bengkulu

Akui Pakai Uang Perusahaan, Latifa Dituntut 4,5 Tahun Penjara

Selasa, 21 Jul 2026 - 23:29 WIB